Gunung Anak Krakatau Alami Kegempaan Tektonik Lokal

BANDARLAMPUNG — PVMBG Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyampaikan laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung mengalami satu kali kegempaan tektonik lokal sepanjang Jumat siang hingga jelang malam.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), dalam rilis diterima di Bandarlampung, Jumat malam (11/1/2019), berdasarkan laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau disampaikan oleh Deny Mardiono dari Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau periode pengamatan 11 Januari 2019, pukul 12.00 sampai dengan 18.00 WIB, menunjukkan adanya aktivitas kegempaan tektonik lokal sebanyak satu kali, amplitudo 10 mm, S-P 6 detik, durasi 20 detik.

Secara visual gunung kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Gunung api di dalam laut dengan ketinggian saat ini 110 meter dari permukaan laut (mdpl)–dari sebelumnya 338 mdpl–tersebut sepanjang pengamatan cuaca cerah.

Angin bertiup lemah ke arah timur. Suhu udara 29-30 derajat Celsius, kelembapan udara 0-0 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

Kesimpulan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga), sehingga masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 5 km dari kawah. (Ant)

Lihat juga...