Hujan Deras, Delapan Daerah di Kota Sukabumi Terendam Banjir

217

SUKABUMI — Hujan deras yang turun sejak siang hingga malam pada Minggu, (13/1) menyebabkan delapan daerah di Kota Sukabumi, Jawa Barat terendam banjir setinggi hingga setengah meter.

“Ada beberapa titik di Kota Sukabumi yang terendam banjir yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti meluapnya air sungai, bendungan tersumbat dan drainase yang kurang berfungsi,” kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Akhdar Somali di Sukabumi, Minggu (13/1/2019).

Adapun daerah yang tergenangi bencana banjir di Kampung Kebojati RT 5 dan RT 6, RW 06, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole yang dikarenakan Sungai Cileles meluap disebabkan debit air meningkat dan kondisi sungai mengalami pendangkalan.

Kemudian, di Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunung Puyuh yang juga disebabkan pendangkalan Sungai Cibandung akibatnya ruang kelas dan halaman SMK AMS dan Gang Titiran terendam banjir.

Selanjutnya di Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong banjir juga menggenangi Kantor Dishub dan sekitarnya denhan ketinggian air sekitar 50 cm. Samping Rumah Makan Ibu Bunut Jalan Suryakencana di Kampung Cikole RT 01/07, Kelurahan/Kecamatan Cikole yang berdampak pagar ambruk dengan ukuran 20×3 meter yang juga menimpa rumah.

Selain itu, Sungai Cisuda meluap yang menggenangi permukiman warga di RW 10 Kelurahan Nangeleng, Kecamatan Citamiang yang mengakibatkann 50 rumah warga yang ada di RT 04, 05 dan 09 terkena luapan air tersebut setinggi sekitar 70 cm.

Selain rumah warga, banjir di daerah tersebut juga merendam warung, kios, PAUD Al Muhtar juga terendam dan juga merusak sawah dan kolam ikan milik warga.

Di Kelurahan Sukakarya RT 02/0 Kecamatan Warudoyong, kemudian belakang makam Taman Bahagia di Kecamatan Warudoyong puluhan rumah pun terendam banjir. Dan terakhir di Kampung Kopeng Kaler, Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh beberapa rumah pun terencam banjir.

Menurutnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memberikan bantuan dan menanggulangi bencana banjir ini.

Selain itu relawan pun sudah berada di lokasi terdampak banjir. Namun belum diketahui berapa jumlah kerugian akibat bencana ini.

“Kami masih melakukan assesment atau pendataan terhadap jumlah rumah yang terdampak bencana banjir ini, tetapi tidak ada korban jiwa pada peristiwa ini,” tambahnya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...