Jalan Muara Teweh-Banjarmasin Km 27 Tegenang Luapan Air Sungai

Ilustrasi [CDN]

MUARA TEWEH — Luapan air Sungai Sikui, anak Sungai Teweh, membanjiri Jalan Muara Teweh-Banjarmasin Kilometer 27 di wilayah Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Pada Rabu (9/1/2019) pagi, ruas jalan negara itu dan perumahan warga di sekitarnya masih tergenang setinggi 0,5 meter hingga 1,5 meter menurut Hartoyo, warga Desa Sikui.

Sekitar 500 meter bagian jalan Muara Teweh-Banjarmasin dan rumah-rumah warga di sekitarnya tergenang air setinggi lutut orang dewasa.

“Pagi ini sepeda motor dan mobil masih bisa lewat melintasi banjir,” kata Hartoyo, memperkirakan jalanan itu tidak akan bisa dilalui kendaraan kalau genangan air terus naik.

Banjir membuat lalu lintas kendaraan dari Muara Teweh ke luar daerah dan sebaliknya terganggu, menimbulkan antrean panjang sepeda motor maupun mobil dan truk.

Menurut Hartoyo banjir terjadi setelah hujan lebat turun pada Rabu (9/1) pagi sekitar pukul 04.00 WIB.

“Banjir ini biasanya tidak lama, antara 4-5 jam kemudian sudah surut,” katanya.

Hartoyo, yang menjabat sebagai Kepala SMAN 1 Teweh Baru di Sikui, mengatakan karena banjir kegiatan belajar mengajar di sekolah terpaksa ditunda hingga pukul 10.00 WIB.

“Sambil melihat apakah banjir surut,” katanya. [Ant]

Lihat juga...