hut

Jalan Nasional di Banyumas Longsor Hingga 15 Meter

Editor: Mahadeva

BANYUMAS – Jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Banyumas dengan Kabupaten Cilacap longsor. Hujan deras menyebabkan longsor sepanjang 15 meter.

Longsor terjadi di perbatasan Desa Windunegara dan Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas. Jalur tersebut masih bisa dilalui kendaraan, namun harus bergantian. Kedalaman longsor mencapai tiga meter. Sementara diameter jalan yang longsor mencapai ada dua meter. Material longsoran, menutup Sungai Glagah yang berada di bawahnya. Longsor terjadi pada Sabtu (26/1/2019) malam, dan hingga Minggu (27/1/2019) belum diperbaiki.

Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Kusworo. (FOTO : Hermiana E.Effendi)

ʺLongsor jalan nasional ini di jalur utama antara Kecamatan Ajibarang dan Wangon. Jalur ini juga merupakan jalur selatan menuju ke Kabupaten Cilacap. Dampaknya, arus lalu lintas sedikit tersendat, karena kendaraan roda empat harus bergantian di lokasi longsor,ʺ jelas Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Kusworo, Minggu (27/1/2019).

Selain hujan, longsor dipicu adanya kebocoran pipa air PDAM di sekitar lokasi. Bocoran tersebut, mengakibatkan tanah menjadi labil. Kondisi tersebut, diperparah beban kendaraan yang melintas. ʺSaat ini untuk saluran pipa air PDAM yang bocor, sudah dilakukan perbaikan, sehingga tidak lagi ada semburan air secara terus-menerus di lokasi. Namun, jalan yang longsor tersebur belum diperbaiki, karena itu merupakan jalan nasional dan kita sudah melaporkan kepada dinas terkait, untuk diteruskan ke pusat,ʺ terangnya.

BPBD Banyumas bersama dengan Babinsa setempat, serta perangkat desa, hanya bisa melakukan pengamanan di sekitar longsor. Upayanya dilakukan dengan memberi rambu peringatan. Pada malam hari, di lokasi longsor juga minim penerangan, sehingga harus diberikan rambu yang jelas dan bisa terlihat pada malam hari.

Salah satu pengendara yang melintas, Robin, mengatakan, Dia sempat terkejut saat melintas. Hal itu dikarenakan, belum ada rambu peringatan. Beruntung Dia melaju dengan kecepatan sedang, sehingga bisa menghindari lokasi longsor. ʺArus kendaraan dijalur ini cukup padat dan didominasi kendaraan berat, sehingga sangat berbahaya jika ada jalan longsor, apalagi ini hampir sepertiga bagian jalan,ʺ pungkasnya.

Lihat juga...