Jamur Tiram Bulan Kesukaan Warga Pulau Lombok

Editor: Koko Triarko

288

LOMBOK – Salah satu jenis jamur yang paling banyak disukai dan menjadi menu favorit masyarakat Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, sebagai sayuran adalah jamur tiram bulan. Hal ini karena rasanya yang sangat lezat dibandingkan jamur pada umumnya.

Jamur tiram bulan juga termasuk jenis sayuran yang tumbuh musiman, hanya tumbuh saat musim hujan. Di luar musim hujan, tidak akan pernah tumbuh. Karenanya, ketika musim tumbuh tiba, banyak dicari untuk dijadikan sayuran oleh masyarakat.

Kasim, warga kabupaten Lombok Tengah, menunjukkan jamur tiram bulan yang didapatkan dari kebun. -Foto: Turmuzi

“Masyarakat biasa mengolah jamur tiram bulan menjadi sayuran dengan cara dimasak pedis panas (asam pedes), sayur minyak atau memasak dengan cara ditumis. Tergantung selera masing-masing,” kata Zakiah, ibu rumah tangga di Desa Banyu Urip, Lombok Tengah, Sabtu (12/1/2019).

Umumnya, jamur tiram bulan paling banyak dimasak sebagai sayur minyak, dengan bumbu cukup hanya berupa irisan bawang merah, cabai rawit hijau, garam secukupnya dan penyedap rasa.

Sayuran jamur tiram bulan terasa sudah sangat lezat. Dengan daging jamur yang kenyal, membuat selera makan setiap yang melihat dan mencium aromanya akan tergugah.

Kasim, warga lain, mengaku paling menyukai jamur tiram yang dimasak dengan cara ditumis, apalagi kalau takaran bumbunya pas, rasanya sangat lezat.

“Kalau makan dengan sayur jamur tiram bulan, makannya bisa tambah dua sampai tiga kali, habis sayur jamurnya lezat,” terangnya.

Jamur tiram bulan biasa tumbuh di kebun di bawah pepohonan, atau bambu dengan kondisi tanah lembab. Ada juga yang tumbuh berjejer di pematang sawah dalam jumlah banyak, sehingga kalau beruntung bisa dapat banyak.

Kalau sudah musim, jamur tiram bulan biasa juga banyak dijual di sejumlah pasar tradisional oleh para pengepul yang dibeli dari warga, dengan harga bervariasi, mulai Rp10.000 hingga Rp15.000.

Baca Juga
Lihat juga...