Kalio Ayam Khas Padang Mirip Randang

Editor: Koko Triarko

PADANG – Daging ayam seakan tidak pernah habis untuk dimasak dengan sajian yang beragam. Di berbagai negara, daging ayam bisa disajikan sebagai ayam nasi kuning, khas India, dan di Indonesia banyak masakan yang dilahirkan dari ayam. 

Seperti halnya di Sumatra Barat, daerah yang terkenal dengan kuliner terlezat di dunia, juga memiliki beragam sajian masakan dari daging ayam. Selain adanya ayam pop yang telah populer, ada juga masakan khas Padang dari ayam, yaitu Kalio Ayam.

Yuni, warga di Pesisir Selatan yang pandai memasak Kalio Ayam/ Foto: M. Noli Hendra

Di Sumatera Barat, masakan Kalio Ayam ini hampir tersebar di rumah makan, baik itu yang bersifat kadai makan, ampera, dan rumah makan sekelas restoran. Nama ‘kalio’ ini merupakan bahasa daerah di Minangkabau.

Yuni, seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Pesisir Selatan, menjelaskan, Kalio Ayam bisa dikatakan masakan yang hampir sama dengan randang.

Perbedaannya hanya terletak dari waktu memasaknya. Kalio tidak membutuhkan waktu yang lama, sementara randang butuh proses yang panjang untuk memasaknya.

“Jadi, kalau dilihat secara kasat mata, randang itu lebih kering, sementara kalio basah dan berkuah seperti gulai. Tapi warna kuahnya itu, sama dengan kuah randang,” katanya, Sabtu (12/1/2019).

Untuk membuat Kalio, bumbunya cukup banyak dan kaya akan rempah-rempah. Kalau menggunakan ayam, maka yang perlu disediakan satu ekor ayam, satu liter santan kelapa yang merupakan perasan pertama.

Selanjutnya perlu siung bawang merah, siung bawang putih, 15 biji cabai keriting, 10 biji cabai rawit merah, 2 cm jahe, 2 cm lengkuas, 1 cm kunyit, 3 butir kemiri, 1 satu sendok makan, ketumbar halus, 1 sdt lada, 1 lembar daun kunyit, batang serai yang telah dimemarkan, 3 lembar daun salam, 5 lembar daun jeruk, 3 satu sendok makan air asam jawa, 1 buah jeruk nipis, 2 sendok makan gula merah, dan secukupnya garam.

Semua bumbu-bumbu itu dimasak, diaduk bersama santan kelapa hingga mendidih. Pada tahap ini, sebelum mendidih, ayam yang telah di potong-potong, dimasukkan ke dalam kuali yang telah dipenuhi bumbu.

Setelah semuanya masuk ke dalam kuali, jangan biarkan kondisi api redup, karena untuk menunggu masakan benar-benar matang. Bila api sempat padam, maka akan mengurangi rasa dari kalio itu.

“Jika kalio ini sudah sampai ke rasa yang telah semestinya, yaitu telah terlihat minyaknya. Sangat disarankan menikmati kalio ayam dengan nasi yang benar-benar lembut dan panas. Karena sensasi lezatnya terletak di kondisi nasi yang lembut,” sebutnya.

Yuni mengatakan, hampir di seluruh daerah di Sumatera Barat memiliki cita rasa yang berbeda dalam hal membuat kalio. Tetapi jangan salah, soal rasa yang satunya yakin rasa pedas, tidak akan pernah hilang, sebab pada umumnya masyarakat di Sumatra Barat suka dengan masakan yang pedas.

Dari sinilah muncul berbagai kreasi masakan Kalio di Sumatra Barat, seperti Kalio daging cincang, telur bulat, dan cumi. Masakan ini bisa dikatakan paling laris di setiap rumah makan Padang, selain dari masakan randang.

Menurutnya, membuat kalio santan kelapanya harus merupakan kelapa yang memiliki kekentalan yang bagus. Jika santan kelapanya sedikit encer, maka dapat dipastikan rasa kalio daging cincangnya akan terasa garing.

Kalio Ayam memang bukan merupakan masakan yang sehari-hari disajikan di rumah untuk keluarga. Tapi, banyak ditemukan di rumah makan Padang.

Soal hargan, di rumah makan Padang bervariasi. Jika rumah makan Ampera, biasanya Kalio Ayam dijual Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi. Tapi, jika rumah makan sudah sekelas restoran, maka harganya bisa mencapai Rp20.000 per porsi.

Tapi kalau perbandingan rasa, antara rumah makan Ampera dengan rumah makan sekelas restoran, banyak orang mengatakan lebih lezat masakan Kalio Ayam di rumah makan Ampera.

Tapi pada kenyataannya, lebih banyak orang memilih makan masakan kalio ayam di rumah makan Padang sekelas restoran. Hal ini bukan tanpa sebab. Menikmati makanan di rumah makan yang memiliki tempat lebih bagus, maka apa pun yang disajikan akan terasa lebih lezat.

Lihat juga...