Kasus DBD di Belitung Timur, Meningkat

160
Ilustrasi -Dok: CDN

MANGGAR – Kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sepanjang Oktober hingga Desember 2018, mengalami peningkatan.

“Kasus DBD meningkat, terutama di Desa Lalang Jaya dan Desa Lalang. Kami menemukan tiga kasus DBD atau meningkat dari sebelumnya hanya satu kasus,” kata Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB), Herlina di Manggar, Minggu (13/1/2019).

Ia menjelaskan, Desa Lalang merupakan kawasan rawan DBD, karena selalu ditemukan kasus DBD di desa tersebut, dan itu terjadi berulang-ulang, kendati sudah dilakukan upaya pengasapan.

“Desa Lalang memang menjadi perhatian kami, memang daerah rawan malaria dan DBD, karena kasus yang sama terjadi berulang-ulang,” ujarnya.

Pihak DKPPKB terus melakukan upaya menekan kasus demam berdarah, di antaranya membunuh jentik nyamuk dengan melakukan pengasapan dan menggencarkan sosialisasi.

“Promosi dan sosialisasi kesehatan terus dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat membersihkan lingkungan, terutama titik-titik yang menjadi tempat bersarang nyamuk pembawa wabah penyakit DBD tersebut,” ujarnya.

Menurut dia, kesadaran masyarakat untuk membiasakan hidup bersih sangat membantu dalam menekan angka kasus DBD.

“Itu sudah kami sosialisasikan melalui petugas Puskesmas mengajak warga untuk lebih waspada dan sensitif terhadap gejala penyakit demam berdarah,” kata Herlina. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...