Kawasan Wisata Candi Muarojambi Panen Duku

240
Ilustrasi - DOK CDN

JAMBI – Musim buah duku mulai terjadi di kawasan Candi Muarojambi, Kabupaten Muarojambi. Hal itu, menambah meriah suasana di obyek wisata unggulan Jambi tersebut.

“Sekitar 3.000-an hektare kawasan Candi Muarajambi, dipenuhi dengan pohon duku. Di sekitar kawasan Kecamatan Muaro Sebo, juga sedang panen buah duku,” kata Mukhlis, salah seorang warga di Desa Muarojambi, Minggu (27/1/2019).

Puluhan ribu pohon duku di kawasan tersebut, tertanam hampir merata dan semua sedang berbuah siap panen. Butiran kuning buah duku, hampir memenuhi seluruh pohon. Pengunjung bisa memungut buah duku yang rontok karena sudah matang di pohon. Bagi sejumlah pengunjung, panen duku menjadi obyek foto yang tidak ingin dibiarkan begitu saja. Buah berbutir kuning tersebut, muncul hampir merata di setiap pohon.

Sejumlah pedagang duku dari warga setempat juga bermunculan, dengan menjual Rp5.000 per kilogram. Sebagian menjualnya dengan harga Rp10.000 per tiga kilogram. “Ya kami jual Rp5.000 per kilogram, sedangkan yang rontok dari pohon atau jatuh Rp10.000 per tiga kilogram,” kata salah seorang pria pedagang duku.

Kendati kawasan Candi Muarojambi dikepung kebun duku yang sedang berbuah dan musim panen, sejauh ini belum ada aktivitas ekonomi yang khusus mensinergikan musim duku di daerah itu dengan kegiatan wisata setempat.

Kecuali, di lokasi wisata Lubuk Penyengat yang berjarak dua kilometer dari Kompleks Candi Muarojambi. Komunitas desa wisata di sana, menjadikan musim duku sebagai potensi wisata dengan menggelar Festival Ngundoh Duku. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...