KCI Imbau Warga Pastikan Kelayakan Kendaraan

Ilustrasi -Dok: CDN

JAKARTA – Manajemen PT Kereta Commuterline Indonesia, mengingatkan masyarakat yang mengemudikan kendaraan memastikan kendaraannya layak jalan, agar tidak mengalami gangguan, terutama saat melintasi rel kereta api.

VP Corporate Communication PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI), Eva Chairunisa, dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, mengimbau agar masyarakat tetap mengutamakan keselamatan selama menggunakan KRL.

Dia juga mengajak seluruh pemilik kendaraan dan pengguna jalan yang akan melewati pintu perlintasan kereta api, untuk melakukan survei terlebih dahulu terhadap jalur yang akan dilewati dan memastikan kondisi kendaraannya layak jalan.

Pernyataan disampaikan terkait perjalanan Kereta Api Listrik (KRL) Commuterline lintas Bogor yang mengalami gangguan pada Minggu (13/1) sore, akibat adanya truk yang mengalami kerusakan. Sebuah truk rusak di perlintasan JPL 25 antara Stasiun Citayam dengan Stasiun Bojonggede pada pukul 16.20 WIB.

Dia menjelaskan, meski evakuasi truk sudah berhasil dilakukan pada sekitar pukul 17.08 WIB dan kereta sudah dapat melintas kembali, namun antrean kereta, baik dari arah Tanah Abang maupun dari arah Bogor masih terjadi.

“Saat ini, petugas di lokasi sedang memastikan kondisi seluruh prasarana perkeretaapian sudah siap untuk kembali dilewati KRL,” katanya.

Eva meminta maaf kepada para pengguna KRL atas adanya dampak dari anjloknya truk tanah di perlintasan kereta tersebut.

Gangguan yang disebabkan operator truk tidak menguasai kondisi jalan yang dilalui, telah terjadi dua kali dalam satu pekan terakhir. Hal itu merugikan puluhan ribu pengguna KRL yang terganggu perjalanan dan aktivitasnya. (Ant)

JAKARTA – Manajemen PT Kereta Commuterline Indonesia, mengingatkan masyarakat yang mengemudikan kendaraan memastikan kendaraannya layak jalan, agar tidak mengalami gangguan, terutama saat melintasi rel kereta api.

VP Corporate Communication PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI), Eva Chairunisa, dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, mengimbau agar masyarakat tetap mengutamakan keselamatan selama menggunakan KRL.

Dia juga mengajak seluruh pemilik kendaraan dan pengguna jalan yang akan melewati pintu perlintasan kereta api, untuk melakukan survei terlebih dahulu terhadap jalur yang akan dilewati dan memastikan kondisi kendaraannya layak jalan.

Pernyataan disampaikan terkait perjalanan Kereta Api Listrik (KRL) Commuterline lintas Bogor yang mengalami gangguan pada Minggu (13/1) sore, akibat adanya truk yang mengalami kerusakan. Sebuah truk rusak di perlintasan JPL 25 antara Stasiun Citayam dengan Stasiun Bojonggede pada pukul 16.20 WIB.

Dia menjelaskan, meski evakuasi truk sudah berhasil dilakukan pada sekitar pukul 17.08 WIB dan kereta sudah dapat melintas kembali, namun antrean kereta, baik dari arah Tanah Abang maupun dari arah Bogor masih terjadi.

“Saat ini, petugas di lokasi sedang memastikan kondisi seluruh prasarana perkeretaapian sudah siap untuk kembali dilewati KRL,” katanya.

Eva meminta maaf kepada para pengguna KRL atas adanya dampak dari anjloknya truk tanah di perlintasan kereta tersebut.

Gangguan yang disebabkan operator truk tidak menguasai kondisi jalan yang dilalui, telah terjadi dua kali dalam satu pekan terakhir. Hal itu merugikan puluhan ribu pengguna KRL yang terganggu perjalanan dan aktivitasnya. (Ant)

Lihat juga...