hut

Kejari Tahan Dirut dan Staf Penagih PDAM Ende

Editor: Koko Triarko

ENDE – Pemasangan jaringan atau sambungan rumah (SR) yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Ende, menuai masalah. Diduga, dana tersebut dikorupsi oleh karyawan dan direktur utama PDAM Ende.

Kepala Kejari Ende, Sudarso SH., MH., mengatakan, Direktur Utama PDAM Ende, berinisial S (56), dan seorang Staf Penagihan, inisial MKW (39), telah ditahan sejak Selasa (22/1/2019). Keduanya diduga telah melakukan tindak pidana korupsi.

Menurut Sudarso,keduanya diduga melakukan korupsi dana pungutan pemasangan jaringan atau sambungan rumah (SR) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) pada 2015, silam.

Kepala Kejaksaan Negeri  Ende, Sudarso SH., MH., -Foto: Ebed de Rosary

“Keduanya diduga melakukan persekongkolan dalam menggunakan uang hasil penagihan terhadap 1.500 calon pelanggan PDAM, yang merupakan masyarakat berpenghasilan rendah, sebesar Rp 500 ribu, dari subsidi harga pemasangan per pelanggan sebesar Rp1,5 juta,” terangnya, Kamis (24/1/2019).

Dari dana yang ditagih dari masyarakat sebesar Rp388,5 juta, kata Sudarso, MKW menggunakan uang tersebut sebanyak Rp288,5 dan S selaku Dirut PDAM menggunakan dana lebih dari Rp100 juta.

“Uang yang ditagih dari masyarakat tersebut tidak disetor ke kas negara, tetapi dipergunakan untuk kepentingan pribadi. Keduanya kami tahan selama 20 hari ke depan, untuk menjalani proses hukum selanjutnya di pengadilan Tipikor Kupang,” jelasnya.

Sudarso mengatakan, akibat perbuatannya, kedua tersangka didakwa melanggar Pasal 2 Ayat 1 UU Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dan ditambah UU Nomor 20 Tahun 2001, Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selain itu, keduanya juga didakwa melanggar pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999m sebagaimana diubah dan ditambah UU Nomor 20 Tahun 2001, junto Pasal 55 Ayat (1) KUHP, dengan ancaman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.

Sementara itu, Petrus Wada, pengacara kedua tersangka, S dan MKW, kepada media mengatakan, siap menghadapi proses hukum dan pihaknya siap banding, jika kliennya merasa tidak puas terhadap putusan Pengadilan Tipikor Kupang, nantinya.

“Kami siap banding, jika klien kami merasa tidak puas dengan putusan nanti. Namun, untuk penangguhan penahanan terhadap klien, kami saat ini sedang upayakan,” sebutnya.

Sekda Ende, Dr. dr. Agustinus G. Ngasu,MK., yang juga menjabat sebagai ketua Dewan Pengawas PDAM, mengatakan Dirut PDAM telah mengirim surat kepada Dewan Pengawas PDAM terkait dengan dirinya yang saat ini sedang menjalani proses hukum di pengadilan Tipikor.

“Benar, ada surat dari Dirut PDAM tentang permintaan pemberhentian sementara sebagai Dirut PDAM. Surat permintaan tertanggal 13 Desember 2018 tersebut telah diterima, dan saat ini sedang dikaji oleh Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Ende,” ungkapnya.

Dalam surat itu, kata Gustim sapaannya, mengusulkan tiga nama pejabat senior di lingkup PDAM untuk menggantikan dirinya sebagai penjabat sementara. Tetapi, pengangkatan Dirut PDAM juga harus melalui pertimbangan Dewan Pengawas.

“Untuk pergantian atau penentuan penjabat sementara, semua merupakan kewenangan Dewan Pengawas untuk mengangkatnya. Penjabat sementara tersebut bisa diangkat dari luar PDAM atau dari pejabat birokrasi,” jelasnya.

Namun, semua itu tergantung kepada Bupati Ende, apakah akan mengambil dari karyawan PDAM atau pejabat pemerintahan. Semunya merupakan kewenangan bupati, dan tentunya akan dibahas terlebih dahulu oleh Dewan Pengawas.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com