KFG Gelar Pameran Foto Silaturahmi Asa

Editor: Mahadeva

751

PURWOKERTO – Fotografer di Kabupaten Banyumas menggelar pameran foto Silaturahmi Asa, di kafe Kopi Kebon, Jalan HR Bunyamin, Purwokerto. Pameran 30 foto karya fotografer yang tergabung dalam Komunitas Fotografer Banyumas (KFB) tersebut, dimulai Sabtu (26/1/2019) malam.

Ketua Komunitas Fotografer Banyumas, Dimas Prabowo memberikan keterangan usai membuka acara pameran. (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Ketua KFB, Dimas Prabowo, mengatakan, pameran foto kali ini diselenggarakan sebagai ajang silaturahmi asa antar fotografer. Selama ini, di Banyumas masih minim event pameran foto, karena terkendala banyak faktor.

ʺDengan kerja keras tim selama dua minggu terakhir, akhirnya pameran ini bisa dilaksanakan. Saya selaku ketua KFB mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada pihak-pihak yang sudah membantu terselenggaranya pameran ini,ʺ kata Dimas usai membuka pameran.

Lebih lanjut fotografer koran lokal Banyumas tersebut menjelaskan, berbagai kendala yang dihadapi para fotografer saat akan menggelar pameran, antara lain tempat pameran yang representatif masih minim. Sementara, Banyumas kaya akan potensi objek foto, serta banyak fotografer handal yang memiliki segudang prestasi.

ʺSebut saja Idhad Zakaria atau Liliek Darmawan, nama yang sudah tidak asing di kancah nasional fotografi, juara dari berbagai ajang perlombaan tingkat nasional dan mereka semua asli dari Banyumas, Dalam pameran ini juga ada beberapa karya mereka yang kita pajang, untuk memberikan inspirasi bagi fotografer-fotografer muda kita,ʺ terangnya.

Sementara itu, kurator dari Galeri Semedulur, Idhad Zakaria, mengatakan, tema yang diusung dalam pameran Silaturahmi Asa, merupakan tema yang sederhana, namun mempunyai makna mendalam. Menurutnya, animo pameran ini sangat besar, lebih dari 300 foto dikirimkan dalam jangka waktu hanya satu minggu. ʺSelanjutnya dari 300 foto tersebut kita seleksi dan hasilnya yang dipamerkan ini, ada 30 foto dipajang dan bisa dinikmati oleh pengunjung,ʺ tuturnya.

Menurut Idhad, saat foto dipamerkan di ruang publik, ada dua kemungkinan yang terjadi yaitu dipuji atau dikritik. Namun, dari kritikan tersebut akan muncul sebuah dialog yang pada akhirnya bisa melahirkan ide-ide segar. Pameran foto KFB yang berpatner dengan Ruang Kerja Kreatif tersebut, akan digelar selama satu bulan. Pada hari pertama pembukaan pameran, pengunjung sudah memadati arena pameran.

Baca Juga
Lihat juga...