KM Meratus Lembata, Kapal Pertama yang Masuk ke Teluk Bayur

Editor: Mahadeva

212

PADANG – Kapal Motor (KM) Meratus Lembata, menjadi kapal pertama yang merapat ke Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat di 2019. Kapal milik Perusahaan Meratus Line tersebut, memuat petikemas komoditas ekspor. 

General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Teluk Bayur, Padang, Armen Amir/Foto: M. Noli Hendra

“KM Meratus Lembata ini mengangkut muatan ekspor ke berbagai negara, seperti Australia, India, Amerika Serikat dan Cina,” kata General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Teluk Bayur, Padang, Armen Amir, Rabu (2/1/2019).

Komoditi ekspor yang dimuat KM Meratus Lembata, diantaranya karet, gambir dan air kelapa. Kapal tersebut bongkarnya sekira 370 box petikemas, dan saat ini muat 289 box petikemas. Di 2018, Pelindo II telah melepas kapal terakhir yang dilayani yakni, KM Lagun Mas milik Perusahaan Pelayaran Tempuran Mas. Kapal tersebut dari bongkar 92 box petikemas, memuuat 48 box petikemas.

KM Lagun Mas, memiliki tujuan ke Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu dan tujuan akhirnya Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Pelepasan dan penyambutan kapal ini, bentuk kepedulian dan penghormatan Teluk Bayur Bangkit, kepada pelanggan yang sudah menjadi pelabuhan tujuan persinggahan. “Ini sudah menjadi hal rutin disetiap awal dan akhir tahun di pelabuhan teluk bayur,” jelasnya.

Armen menjelaskan, sejak delapan bulan terakhir, Pelindo II telah melakukan berbagai pembaruan dalam layanan, diantaranya telah membentuk unit pengendali layanan operasional, yang disebut dengan Port Captain Deputy Port Captain, Terminal Captain dan Controlman. “Unit ini memastikan, semua kegiatan layanan selama kegiatan operasional berlangsung dapat berjalan dengan baik dan lancar, semua pihak terkait dengan layanan dilapangan, seperti angkutan, gudang atau lapangan penerima, alat utama serta alat bantu berikut dengan tenaga kerja,” jelasnya.

Pembaruan layanan lainya adalah rapat kapal, yang dilakukan semua pihak terkait dengan layanan. Dimana, semua pihak harus menandatangangani keputusan dalam rapat kapal, untuk mengawasi dan mengendalikan pelaksanaannya dilapangan.  2018, menjadi tahun yang spesial bagi Pelindo II Teluk Bayur, karena bertabur prestasi, dengan menyabet beberapa penghargaan. “Di 2018 sangat spesial. Kita Pelindo II, menyabet dua penghargaan layanan seperti penghargaan dari Kementerian Perhubungan,” terang Armen Amir.

Tercatat, Pelindo II juga meraih penghargaan pelabuhan dengan kawasan kerja yang bersih dan hijau dari Pemko Padang. Penghargaan diberikan dalam bidang Lingkungan Hidup di 2018. Kemudian, survei pelanggan, dengan hasil pelabuhan dengan tim kerja yang sangat kompak dan baik, serta mau mendengarkan keluhan pelanggan. “Catatan prestasi di tahun 2018 ini semua berkat kerja keras semua yang terlibat di Pelindo II, maka pada tahun depan kita dapat tingkatkan lagi pencapaian yang telah diraih ini,” tutupnya.

Baca Juga
Lihat juga...