Kosmetik Berbahaya Masih Beredar di Balikpapan

Editor: Mahadeva

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi – Foto Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN – Di Balikpapan masih ditemukan produk kosmetik berbahaya. Aparat kepolisian dan Loka POM harus meningkatkan pengawasannya.

Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, berharap, Loka POM mampu memperkuat pengawasan produk kosmetik dan makanan minuman yang mengandung zat berbahaya. “Membahayakan warga, itu sebabnya kita mendorong adanya Loka POM di Balikpapan, karena kita menyadari banyak hal yang harus kita perbaiki, selamatkan masyarakat dari pemakaian obat-obatan dan makanan, kosmetik yang berbahaya,” tandas Rizal, Selasa (22/1/2019).

Selama ini, pengawasan di Balikpapan tidak terjangkau, karena tidak ada lembaga yang melakukan secara khusus. “Sekarang ada Loka POM, dan kita berterimakasih kepada kepolisian yang telah mengungkap praktik penjualan kosmetik berbahaya. Nah dengan Loka POM, akan efektif, karena bisa rutin mengadakan pemeriksaan di pasar atau toko,” tandasnya.

Mulai 17 Januari 2019, Kantor POM Balikpapan resmi beroperasi. Kantor tersebut, sumbangan dari BPOM RI, yang diresmikan Kepala BPOM RI, Penny Lukito, Kamis (17/1/2019) lalu. Keberadaannya, untuk melakukan pengawasan produk, serta meregistrasi produk. Sedangkan pengujian laboratorium produk masih dilakukan di Balai POM Samarinda.

Kepala POM Balikpapan, Sumiaty Haslinda, mengatakan, pihaknya siap turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan produk. “Untuk melakukan audit bisa dilakukan disini, tidak perlu lagi kemana-mana. Kami akan permudah dan bantu registasi. Memang pengujian lab sampling produk belum disini, masih di Samarinda, tapi secara bertahap kita lakukan,” jelasnya.

Dengan adanya kantor POM tersebut, akan mempermudah dan mempercepat layanan. “Masyarakat bisa langsung ke kantor kami untuk mengecek, apakah produknya legal atau tidak,” tandasnya.

Saat ini, sudah ada beberapa warga yang mendaftarkan produk makanannya ke POM Balikpapan. Pendaftaran untuk mendapatkan pengecekkan. Kantor POM Balikpapan juga menangani sertifikasi, registrasi produk dan pengawasan produk.

Lihat juga...