KPU Masih Validasi Nama Caleg Mantan Napi

248
Ilustrasi - Dok: CDN

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, menyatakan masih melakukan validasi nama-nama calon anggota legislatif yang pernah menjadi narapidana korupsi, sebelum mengumumkannya kepada publik.

“KPU dalam waktu dekat segera merilis daftar nama caleg di provinsi, kabupaten/kota, maupun DPD yang berstatus mantan narapidana korupsi. KPU ingin memastikan nama-nama itu betul-betul valid sehingga hingga saat ini kami masih periksa betul nama-namanya,” ujar Komisioner KPU RI, Pramono Ubaid Tanthowi, di Gedung KPU RI, Jakarta, Rabu (30/1/2019).

Menurut Pramono, lembaganya ingin memastikan nama yang diumumkan nantinya benar merupakan mantan narapidana korupsi, agar tidak muncul gugatan kepada KPU RI.

“Jika ternyata dia bukan mantan napi korupsi, misalnya, itu kan tentu akan ada gugatan ke KPU dan itu malah akan merepotkan,” jelas dia.

Dalam proses validasi nama ini, KPU mengajak koalisi masyarakat sipil ikut serta menyandingkan data-data yang dimiliki. KPU RI melakukan proses pengecekan secara mendetil dengan dokumen verifikasi faktual yang dimiliki KPU Daerah.

Saat verifikasi faktual, KPUD telah melakukan pengecekan seluruh daftar nama caleg ke pengadilan setempat, apakah ada di antaranya yang merupakan mantan narapidana korupsi.

Ada pun KPU tidak hanya akan mengumumkan caleg mantan narapidana korupsi, melainkan juga mantan narapidana lain seperti kasus narkoba, kejahatan seksual dan lain sebagainya.

Dalam Pasal 182 UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu diatur, bahwa seorang caleg tidak boleh mantan terpidana dengan ancaman lima tahun penjara, kecuali sudah mengumumkan statusnya itu ke publik. (Ant)

Lihat juga...