Lezatnya Perkedel Ikan Tuna dan Cakalang Khas Flores

Editor: Koko Triarko

MAUMERE –  Ikan Tuna dan Cakalang, merupakan ikan yang paling banyak ditangkap nelayan di pulau Flores, khususnya nelayan di kabupaten Flores Timur dan Sikka. Harga jualnya pun relatif murah.

Melimpahnya ikan Tuna dan Cakalang membuat masyarakat sudah terbiasa mengkonsumsi ikan ini. Namun cara penyajian masakan berbahan dasar kedua jenis ikan ini masih belum banyak variasi.

Maria Magdalena, warga Kota Maumere yang sering membuat resep perkedel ikan tuna dan cakalang. -Foto: Ebed de Rosary

“Orang lebih sering menyuguhkan ikan tuna dan cakalang bakar, goreng atau dibuat kuah asam. Ini yang membuat saya terkadang juga membuat perkedel dari ikan tuna dan cakalang untuk dikonsumsi sendiri,” sebut Maria Magdalena, Sabtu (5/1/2019).

Saat ditemui Cendana News, Maria sedang mengiris ikan Tuna seberat 5 kilogram yang dibelinya dari TPI Alok Maumere, seharga Rp100 ribu seekor. Daging ikan tuna dipisahkan dari tulangnya serta bagian ekor dan kepala.

“Daging tuna ini digiling menggunakan mol dua sampai tiga kali hingga halus, sehingga memudahkan saat dibentuk. Bawang merah dan bawang putih dihaluskan menggunakan blender atau diuleg di cobek,” ungkapnya.

Daun seledri, terang Maria, diiris halus. Siapkan juga tepung, garam secukupnya, merica bubuk, serta penyedap rasa kalud daging sapi. Semua bumbu tersebut dicampur hingga merata, lalu diaduk bersama daging tuna yang sudah dihaluskan.

“Adonan dibaut berbentuk pipih atau bulat. Siapkan juga sebuah mangkuk berisi kuning telur. Adonan berbentuk pipih atau bulat tersebut pun dicelup di kuning telur, lalu digoreng,” terangnya.

Saat membuat perkedel tuna, sisa potongan ikan tuna tersebut dibuat kuah asam. Dengan demikian, bisa dihidangkan sekaligus perkedel tuna dan kuah asam tuna.

“Bisa juga membuat perkedel menggunakan ikan cakalang. Rasanya pun tidak jauh berbeda. Biasanya, ikan cakalang berukuran sedikit lebih kecil dengan berat di bawah lima kilogram,” terangnya.

Namun, tidak banyak orang yang mengkonsumsi perkedel ikan tuna dan cakalang di Flores dan NTT, kecuali di rumah makan tertentu.

Perkedel ikan banyak dijumpai saat pesta, dan itu pun dibuat sendiri atau dipesan terlebih dahulu.

“Belum banyak yang memanfaatkan melimpahnya ikan untuk membuat variasi masakan yang berbeda. Mungkin karena pembuatannya yang membutuhkan waktu lama, sehingga orang lebih banyak menyajikan ikan bakar, goreng maupun kuah asam,” pungkasnya.

Lihat juga...