Malam Pergantian Tahun, Pemkab Lamsel Gelar Doa untuk Negeri

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

LAMPUNG — Malam pergantian tahun 2019, diisi dengan pengajian dan doa akhir tahun untuk negeri yang diselenggarakan oleh Pemkab Lampung Selatan. Mengambil tempat di Lapangan Tenis Indoor, Kalianda, kegiatan tersebut diikuti ratusan warga Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku yang saat ini berada di pengungsian dampak tsunami yang melanda wilayah Lamsel pada Sabtu (22/12) silam.

Malam Pergantian Tahun
Plt Bupati Lamsel,Nanang Ermanto (Kominfo Lamsel)

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lamsel, Nanang Ermanto mengungkapkan, pada penghujung akhir tahun 2018 menjadi momentum bagi Pemkab dan seluruh masyarakat untuk bermuhasabah terhadap apa yang telah dilakukan.

“Mari kita bersama introspeksi diri, dan berdoa bersama, mudah-mudahan musibah yang kita alami di tahun ini, tidak terjadi lagi di tahun-tahun yang akan datang,” ujar Nanang Ermanto seraya diamini seluruh masyarakat yang hadir di lapangan tenis indoor Kalianda, Senin malam (31/12/2018).

Nanang juga berharap, semua kejadian dan musibah yang dilewati pada 2018, dapat dijadikan pelajaran dan diambil hikmahnya.

Nanang juga mengimbau, masyarakat dan umat beragama di Kabupaten Lamsel tetap menjaga dan memelihara kebersamaan dan kerukunan dalam menyambut tahun baru 2019.

“Semoga dengan semua ini bisa mempererat kebersamaan dan rasa persatuan kita,” tegasnya seperti dalam rilis yang diterima Cendana News dari Kominfo Lamsel.

Sementara itu, nampak hadir juga dalam acara itu, Ketua DPRD Kabupaten Lamsel, Hendry Rosyadi, Ketua TP PKK Lamsel Winarni, Sekretaris Daerah beserta pejabat utama Pemkab Lamsel, serta para ulama dan tokoh agama setempat.

Ratusan pengungsi yang sudah menempati lapangan tenis indoor Kalianda juga terlihat khusuk mengikuti kegiatan doa bersama tersebut.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Pemkab Lamsel) mengeluarkan surat edaran terkait perayaan tahun baru 2019. Pelaksana tugas bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto mengeluarkan surat edaran bernomor 900:3004/V.03/2018 tentang imbauan perayaan tahun baru 2019.

Surat edaran yang ditandatangani oleh Plt bupati Lamsel tersebut merupakan upaya untuk menghormati masyarakat Lamsel yang terkena musibah tsunami pada Sabtu (22/12) silam. Pada surat edaran tersebut bahkan sejumlah tokoh diharapkan agar bisa mengingatkan masyarakat untuk bisa melaksanakan perayaan tahun baru dengan lebih bijak.

“Rasa prihatin dan berempati pada keluarga terdampak bencana alam tsunami membuat Pemkab Lamsel membuat surat edaran terkait perayaan malam pergantian tahun karena wilayah Lampung Selatan merupakan satu wilayah yang terdampak parah oleh tsunami,” terang Nanang Ermanto.

Lihat juga...