Material Longsor Dibersihkan, Akses Wisata Minang Rua Terbuka Kembali

Editor: Mahadeva

179

LAMPUNG – Jalan penghubung obyek wisata Pantai Minang Rua dan Pantai Belebuk Karang Indah longsor. Longsor terjadi di Bukit Kepayan, Dusun Minang Rua. Longsor dikarenakan, hujan deras melanda wilayah Lampung Selatan (Lamsel) pada Selasa (22/1/2019) lalu.

Syaifuddin Djamilus, Kepala Bidang Pengembangan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan – Foto Henk Widi

Syaifuddin Djamilus, Kepala Bidang Pengembangan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamsel menyebut, jalan yang longsor merupakan akses menuju destinasi wisata bahari. Material longsor menutupi jalan penghubung antar desa dan kecamatan. Saat ini sudah dibersihkan oleh masyarakat, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamsel, serta pihak terkait.

Jalan tersebut, menjadi fasilitas utama untuk nelayan, warga serta wisatawan. Pembersihan dilakukan secara gotong-royong. Lokasi longsor, sementara diberi talud untuk memperlancar arus air yang mengalir dari perbukitan di wilayah tersebut. “Akses jalan untuk wisata sempat tertutup karena longsor, namun dengan upaya pembersihan pada libur akhir pekan jalan bisa dilintasi oleh masyarakat serta wisatawan,” terang Syaifuddin Djamilus, Sabtu (27/1/2019).

Warga membersihkan jalan terimbas longsor menuju objek wisata pantai Minang Rua, desa Kelawi kecamatan Bakauheni Lampung Selatan – Foto Henk Widi

Selain jalan, perbaikan telah dilakukan pada infrastrukur penunjang wisata. Perbaikan bertujuan, aktivitas wisata bisa kembali berjalan normal. Fasilitas yang diperbaiki, saung wisata, homestay, serta sejumlah fasilitas yang rusak akibat tsunami.

Kepala Desa Kelawi, Syarifudin, menyebut, longsor yang menutup akses jalan menuju destinasi wisata sudah diperbaiki. Jalan tersebut, juga digunakan para nelayan dan petani. Mengantisipasi longsor susulan, pemerintah desa telah menyiapkan penahan longsor sementara. Penahan longsor juga akan diperkuat dengan sejumlah tanaman pelindung yang memiliki perakaran kuat. “Tanaman jenis ketapang kencana, ketapang laut, ditanam sebagai penahan longsor. Langsung ditanam agar longsor tidak terjadi lagi,” beber Syarifudin.

Perbaikan sejumlah kerusakan akibat bencana, dilakukan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), untuk membangkitkan wisata bahari di Desa Kelawi.

Baca Juga
Lihat juga...