hut

Minim Personel, Dishub Balikpapan Maksimalkan 52 Titik CCTV

Editor: Satmoko Budi Santoso

BALIKPAPAN – Minimnya personel Pemerintah Kota dalam memantau arus lalu lintas di Kota Balikpapan, saat ini Dinas Perhubungan memaksimalkan 52 CCTV yang terpasang di sejumlah titik jalan.

Dengan CCTV tersebut, personel dari dinas perhubungan memantau lalu lintas jalan khususnya kawasan tertib lalu lintas dan daerah padat lalu lintas melalui Traffic Management Centre (TMC).

“Pemantauan melalui CCTV sangat penting, karena terbatasnya jumlah personel Dishub. Kami juga cepat mengetahui ketika terjadi kemacetan arus lalu lintas. Apalagi pertumbuhan kendaraan semakin meningkat,” ucap Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, sembari menunjukkan fungsi dari TMC.

Menurutnya, upaya memaksimalkan TMC untuk memantau kawasan rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas juga telah terintegrasi dengan Satuan Lalu Lintas Kepolisian Balikpapan.

“TMC ini pusat kendali informasi dan komunikasi dan telah terintegrasi juga dengan Satlantas kepolisian. Tapi sistemnya masih kami kembangkan, khususnya di kawasan rawan kecelakaan,” bebernya, Selasa (15/1/2019).

Dia juga menyebutkan, bahwa pertumbuhan kendaraan saat ini tidak sebanding dengan kondisi jalan. Sehingga keberadaan CCTV di setiap persimpangan cukup membantu dalam hal informasi agar kecelakaan maupun kemacetan arus lalu lintas bisa segera ditangani.

“Dari rekaman CCTV juga berfungsi sebagai barang bukti dalam kecelakaan lalu lintas apalagi tidak ada petugas di lokasi kejadian. Nah, sistem TMC ini bisa diakses juga oleh warga melalui aplikasi dan dapat diunduh di playstore,” ungkap Sudirman Djayaleksana, yang pernah menjabat sebagai Kabag Humas Pemkot Balikpapan.

Selain itu, dikatakannya, pemerintah provinsi melalui Dinas Perhubungan Kaltim juga melakukan pemasangan CCTV yang akan dikoneksikan ke TMC Dishub Balikpapan. Diketahui, saat ini, sedang dalam tahap penyambungan jaringan.

“Kami juga dapat informasi, Polda Kaltim juga mau memasang CCTV dan sudah berkoordinasi dengan kami. Karena nanti akan disinkronisasi dengan sistem IT mereka. Kalau sudah sinkron, maka bisa terpantau pula di aplikasi,” tutup Sudirman Djayaleksana.

Lihat juga...