hut

Netizen Diimbau Waspadai Penjualan Kosmetik Online

Logo BPOM - Dok. CDN

KENDARI – Netizen, terutama pengguna media sosial, diminta mewaspadai maraknya penjualan kosmetik palsu secara online.

“Indikasi penjualan kosmetik ilegal tersebut, dapat dilihat dengan alamat produk yang tidak jelas, dan tidak memiliki izin edar dari Balai POM,” ujar Kepala BPOM Kendari, Leonard Duma, Sabtu (26/1/2019).

Selain menghindari penipuan dari penjualan barang palsu, konsumen juga harus cerdas dan teliti sebelum membeli produk kecantikan. Hal itu dikarenakan, adanya kekhawatiran kandungan bahan berbahaya di dalam kosmetik ilegal. “Sejauh ini, telah ditemukan sedikitnya tujuh produk kecantikan ilegal yang dipasarkan secara online,” ungkapnya.

Produk kosmetik palsu, yang banyak dipasarkan di wilayah Kendari dan sekitarnya, namun tidak memiliki izin edar diantaranya krim pemutih wajah. Padahal, Balai POM hanya memberi izin penjualan produk krim mencerahkan kulit. “Modus penjualan produk kecantikan ilegal secara online yakni menggunakan merek ternama atau luar negeri yang dibuat mirip dengan aslinya,” tandasnya.

Konsumen penjualan online, merupakan sasaran empuk bagi pelaku. Hal itu dikarenakan, pembeli baru mengetahui produk, setelah menerima barang. Oleh karenanya, BPOM Kendari meminta masyarakat untuk selektif dan berhati-hati, saat membeli kosmetik yang dijual secara online. (Ant)

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!