Parkir di Badan Jalan, Dishub Balikpapan Siapkan Mobil Derek

Editor: Satmoko Budi Santoso

290

BALIKPAPAN – Penindakan derek pada kendaraan yang parkir pada badan jalan di kawasan tertib lalu lintas, khususnya di Jalan Jenderal Sudirman atau Puspoyudho, mulai dilakukan. Kebijakan tersebut sesuai dengan arahan Wali Kota Balikpapan.

Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, mengungkapkan, mulai saat ini telah disiapkan satu mobil derek untuk menderek kendaraan pejabat maupun pegawai yang sengaja memakirkan kendaraannya di area yang  tidak bebas parkir.

“Teman-teman juga kami ingatkan untuk parkir di gedung parkir. Hal itu sesuai arahan bapak Wali Kota dengan menyiapkan kendaraan derek di sebelah kantor, satu unit,” jelasnya, Jumat (11/1/2019).

Kebijakan itu tidak hanya berlaku bagi kendaraan pejabat maupun pegawai di lingkungan pemerintah kota, namun berlaku juga bagi masyarakat umum yang sengaja memarkirkan kendaraannya bermalam di bahu jalan Puspoyudo atau di samping kantor Wali Kota.

“Apabila masih bermalam seperti itu, kita lakukan tindakan derek. Sementara, belum ada sanksi, penderekan kita bawa ke gedung parkir yang ada di kawasan Klandasan,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga sosialisasi, bagi masyarakat atau pelajar yang memarkir kendaraan di jalan di lingkungan sekolah kawasan Gunung Pasir seperti SD 001, SMP 12 dan SMP 1 serta SMA 1, untuk memarkirkan kendaraan di gedung parkir.

“Kita sudah siapkan shuttle bus dua unit, yang akan keliling mengantar warga mengambil kendaraan di gedung parkir. Dalam pekan ini, kita terus sosialisasi,” beber Sudirman.

Sebelumnya, Wali Kota Rizal Effendi telah menginstruksikan Dinas Perhubungan, agar menderek kendaraan para pejabat atau pegawai yang sengaja memarkir kendaraan di tempat yang dilarang sebagai bagian mendukung pemberlakukan kawasan tertib lalu lintas yang telah diterapkan.

Karena Pemerintah Kota Balikpapan telah menyiapkan Gedung Parkir Klandasan (GPK) bagi pejabat maupun pegawai untuk memarkirkan kendaraan. Bukan hanya pada setiap hari Jumat, tapi juga saat-saat hari besar ataupun ketika melaksanakan upacara.

“Kalau ada pejabat kita parkir di samping jalanan, ya derek saja. Kalau di gedung parkir, ada tiga moda transportasi yang disiapkan, yakni shuttle bus, ada sepeda, dan ada jalan kaki. Tinggal dipilih, kalau mau olahraga sepeda, atau jalan kaki,” tandasnya.

Baca Juga
Lihat juga...