Pascabanjir, Warga Bengkayang Minta Saluran Irigasi Diperbaiki

235

PONTIANAK – Warga Kecamatan Bengkayang Kota dan sekitarnya meminta Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, segera memperbaiki saluran-saluran irigasi yang rusak pascabanjir dalam sepekan terakhir.

“Kita meminta pemerintah daerah segera memperbaiki irigasi yang tidak memadai lagi,” ujar salah seorang warga, Yohanes, saat dihubungi di Bengkayang, Kamis.

Ia menjelaskan bahwa sejumlah titik daerah dataran rendah di wilayah Kecamatan Bengkayang Kota saat ini rawan terendam banjir jika terjadi hujan yang terus-menerus.

“Curah hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa kali banjir khusus daerah dataran rendah di Wilayah Kecamatan Bengkayang Kota dan sekitarnya. Hingga saat ini banjir masih menjadi keluhan warga,” kata dia.

Menurutnya, banjir kerap merendam rumah warga, sehingga ketinggian air mencapai 50 centimeter. Meskipun intensitas hujan tidak terlalu tinggi, antara kurun waktu satu sampai dua jam.

“Dalam satu minggu terakhir curah hujan di wilayah Kecamatan Bengkayang Kota menyebabkan banjir terjadi di sejumlah titik daerah dalam dan pinggiran kota seperti Jalan Sentagi, Jalan Sanggu Ledo, Kelurahan Sebalo dan Jalan Belangko,Pasar Ikan Lama, Jalan Basuki Rahmat Arah Jalan Pontianak Kelurahan Bumi Emas,” kata dia.

Dia mengatakan, dampak banjir terparah terjadi di Desa Sentagi, Kelurahan Sebalo dan Kecamatan Bengkayang yang hanya berjarak kurang lebih 300 meter dari pusat kota Bengkayang.

Menurut dia, air hujan yang dengan mudah meluap, karena dipengaruhi kecilnya dan dangkalnya irigasi serta saluran pembuangan ke sungai.

“Faktor utama penyebab banjir karena buruknya sistem pembuangan air. Ketika hujan yang menyebabkan banjir selain merendam rumah warga juga merusak sawah sebagaian petani di wilayah Kecamatan Bengkayang,” kata dia. (Ant)

Lihat juga...