Pecak Jantung, Hidangan Tradisional Murah Meriah

Editor: Mahadeva

500
Masakan pecak jantung, hidangan klangenan warga Banyumas, karena sudah jarang dijumpai (FOTO :Hermiana E. Effendi)

PURWOKERTO – Akhir pekan bagi ibu-ibu, biasanya diisi dengan acara memasak hidangan yang jarang dijumpai baik di warung maupun restoran. Salah satu hidangan tradisional yang sangat digemari masyarakat Kota Purwokerto adalah pecak jantung pisang.

Masakan ini sudah jarang dijumpai dan hanya bisa dinikmati jika kita memesan secara khusus. Salah satu penggemar pecak jantung yang juga ahli memasaknya, Novi Rusanti (39), mengatakan, dibutuhkan keahlian khusus untuk mengolah menu berbahan baku jantung pisang tersebut.

Pertama yang harus dimiliki adalah, kemampuan memilih jantung yang enak dimasak. Setelahnya, harus memilii cara pengolahan, dengan memanfaatkan bumbu tradisional yang kaya rempah supaya menu kuliner yang lezat.

Novi Rusanti – Foto Henk Widi

ʺCara memasaknya cukup sederhana dan mudah, tetapi tidak semua orang bisa mengolah dengan enak. Kita harus memilih jantung yang tidak terlalu tua dan juga tidak terlalu muda, kemudian dicuci dan dipotong sesuai selera. Lalu direbus bersama bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan sekitar satu jam,ʺ terangnya, Sabtu (19/1/2019).

Saat memasak, sertakan santan kelapa. Santan dimasukan dibagian akhir memasak, karena santan yang akan membuat rasa masakan menjadi lebih gurih. Kendati demikian, terkadang saat menghidangkan, ada yang lebih suka memisahkan antara pecak jantung dengan kuah santan.

Pecak Jantung – Foro Hermiana E Efendi

Novi, yang juga membuka bisnis katering mengatakan, masakan pecak jantung banyak pelanggan dan menjadi salah satu menu andalan usahanya. Namun, masakan ini hanya cocok dihidangkan pada saat sarapan pagi dan makan siang. Paduan lauk yang cocok dengan pecak jantung, yaitu oseng teri atau oseng kikil, tahu, petai serta sambal lalap. ʺKalau pesanan untuk pagi dan siang hari, sudah wajib menggunakan menu pecak jantung, karena orang Banyumas sangat suka dan sudah menjadi makanan khas daerah sini. Jadi saya selalu menyetok jantung pisang, kebetulan di rumah juga ada pohon pisang, terkadang ambil dari pohon sendiri,ʺ tutur ibu dua anak tersebut.

Tak hanya pelanggan, pecak jantung pisang juga menjadi makanan favorit keluarga Novi serta kerabatnya. Saat ada acara keluarga, Novi selalu menghidangkan pecak jantung. ʺJika tidak ada pecak jantung, pasti ditanyakan, karena ini masakan klangenan,ʺ pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...