hut

Pejabat dan Ormas Islam Bekasi Deklarasikan Anti Hoak

Editor: Mahadeva

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi, TNI, Polri, bersama sejumlah Ormas Islam, organisasi kepemudaan, menggelar deklarasi anti berita hoaks. Deklarasi digelar di Islamic Center Kota Bekasi, Jumat (11/1/2018). Deklarasi dilakukan, untuk menjaga kondusifitas wilayah. Berita hoaks, dan gerakan radikalisme, berpotensi menimbulkan perpecahan. Serta berpotensi meresahkan masyarakat, menjelang penyelenggaraan Pemilu 2019. 

“Deklarasi ini digagas oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, bersama Kodim 05/07 Bekasi,” kata Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, usai deklarasi, Jumat (11/1/2019).

Deklarasi, untuk mengantisipasi potensi terpecah belahnhya masyarakat. “Alhamdulillah, baik Kiai, ketua ormas Islam, dan tokoh hadir. Mereka semua memiliki semangat untuk terus membangun harapan, keinginan adanya sebuah kota yang damai,” papar Rahmat Effendi.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Indarto, menambahkan, deklarasi dilaksanakan setelah melihat fenomena yang terjadi menjelang Pemilu 2019. Dalam deklarasi yang dilakukan, diimbau, seluruh komponen untuk tidak menyampaikan berita hoaks, khususnya di Kota Bekasi.

Begitupun hal lain seperti pemikiran radikal harus dihapuskan. Kemudian, melalui deklarasi tersebut, diharapkan para ulama di Bekasi, dapat memgembalikan fungsi masjid sebagai tempat pembina akhlak dan pemersatu umat.  “Tidak ada lagi dalam masjid menjelekkan orang, menghujat orang. Kita ini umat Islam disatukan oleh masjid, ” pungkas Indarto.

Lihat juga...