Pembangunan Jembatan Tol Penajam-Balikpapan Perlu Dilanjutkan

349

PENAJAM — Pemkab Penajam Paser Utara, Provinsi Kaltim, mengatakan pembangunan jembatan tol, yang menghubungkan wilayahnya dengan Kota Balikpapan, perlu dilanjutkan.

Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud, mengatakan perencanaan proyek jembatan tol senilai Rp11,6 triliun tersebut telah rampung, sehingga layak dilanjutkan ke tahap pekerjaan fisik.

“Agar perencanaan pembangunan jembatan tol penghubung Penajam-Balikpapan ini tidak menguap sia-sia, maka perlu dilanjutkan ke pembangunan fisik,” ujarnya di Penajam, Selasa (8/1/2019).

Pembangunan jembatan tol sepanjang 6,5 kilometer dengan lebar 33 meter tersebut, menurut Abdul, digagas sejak 2014 dan izin Kementerian Perhubungan terbit pada 2015.

Perencanaan dan studi kelayakan pembangunan jembatan tol dengan ketinggian ruang bebas setinggi 50 meter dari permukaan air laut tertinggi itu telah menelan biaya lebih kurang Rp16 miliar.

“Pembangunan jembatan tol Penajam-Balikpapan ini sudah memasuki tahap evaluasi kajian lalu lintas harian rata-rata di pemerintah pusat,” jelasnya.

Untuk pembangunan fisik jembatan tol di atas Teluk Balikpapan tersebut, lanjut Bupati, ditargetkan pada 2019.

Sumbu jalan untuk ruas jembatan tol penghubung senilai Rp11,6 triliun itu, jelas Abdul, rencananya di sisi Kabupaten Penajam Paser Utara langsung ke jalan provinsi di wilayah Kelurahan Nenang dan dihubungkan dengan jalan sepanjang pesisir pantai Kelurahan Nipah-Nipah.

Sementara dari sisi Kota Balikpapan, sumbu jalan untuk ruas jembatan tol Penajam-Balikpapan tersebut berlokasi di dekat Tugu Australia simpang Lapangan Merdeka.

Pembangunan jembatan tol di atas Teluk Balikpapan itu dengan saham gabungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur 20 persen, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara 15 persen, Pemerintah Kota Balikpapan lima persen, dan PT Waskita Karya (Persero) sebesar 60 persen.

Tim pemrakarsa sebagai inisator pembangunan jembatan tol ptersebut sudah melebur menjadi satu dalam badan usaha milik daerah (BUMD). (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...