Pemerintah Pastikan, Stok Beras Cukup

Ilustrasi. Beras-Foto: Dokumentasi CDN.

JAKARTA – Pemerintah, memastikan stok beras di gudang Perum Bulog mencukupi kebutuhan masyarakat. Termasuk kebutuhkan untuk menggelar operasi pasar beras, agar bisa  berjalan dengan baik.

“Saya hanya ingin memastikan bahwa stok cukup, dan operasi pasar berjalan,” kata Presiden Jokowi, saat mengunjungi Gudang Perum Bulog Divisi Regional DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (10/1/2019).

Presiden menilai, manajemen stok Bulog lebih baik dibandingkan dengan tiga-empat tahun lalu. “Sudah rapi sekali, ada beras yang ditaruh di valet untuk perputaran stok, sehingga bisa dilakukan dengan rapi, manajemennya sudah lebih rapi,” tandasnya.

Peninjauan stok kebutuhan pokok terutama beras, dilakukan untuk memberikan keyakinan kepada pasar dan masyarakat. Setiap saat diperlukan, stok di Bulog siap dikeluarkan. “Biasanya kalau stok sedikit, akan muncul spekulasi di pasar, sehingga harus dipastikan stok mencukupi,” tandas Presiden.

Dengan operasi pasar beras oleh Perum Bulog, saat ini ada kecenderungan harga beras turun. Hal itu diharapkan akan terdorong ketika di Maret nanti, petani sudah memasuki saat panen raya. “Kalau mau turun drastis, stok dikeluarkan semua, tapi kan kita juga harus menjaga harga, sehingga petani juga terlindungi. Perlu keseimbangan produksi dengan harga pasar, kalau harga terlalu turun nanti petani mengalami kerugian,” jelas Jokowi.

Operasi pasar beras secara besar-besaran oleh Bulog, yang digelar saat ini, untuk mempersiapkan Bulog agar dapat melakukan penyerapan beras petani saat panen raya mendatang. Presiden Jokowi menyebut, stok beras pada akhir 2018 hingga awal 2019 mencapai 2,1 juta ton. “Biasanya pada akhir Desember, stok hanya 700.000 sampai 800.000 ton, tetapi pada akhir Desember 2018 hingga sekarang 2,1 juta ton. Ini memang besar, dulu kalau sudah Desember segini, ini masih banyak sekali,” kata Presiden, sambil menunjuk tumpukan karung beras di belakangnya.

Menurut dia, stok yang ada harus digunakan untuk menjaga harga bahan pokok terutama beras bisa sedikit turun. “Saya dapat informasi dari Dirut Perum Bulog, dan kemarin saya cek ke pasar, sudah turun sekitar Rp50 per kilogram, karena sudah beberapa hari ini Bulog melakukan operasi pasar besar-besaran untuk memberi suplai di pasar dan masyarakat,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...