Pemkab Nagan Raya Kembangkan Potensi Perikanan

225
Kolam ikan, ilustrasi -Dok: CDN

NAGAN RAYA – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, mengembangkan budi daya ikan kerling atau ikan jurung, sebagai upaya meningkatkan produktivitas perikanan dan meningkatkan pendapatan masyarakat Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Pangan Kabupaten Nagan Raya, Muhammad Nasir TA, mengatakan, upaya pengembangan ikan kerling terus berlangsung, termasuk uji coba pengembangan di kolam air deras.

“Di Nagan Raya sudah kita bagi tiga zona perikanan budi daya, salah satunya adalah budi daya kolam air deras yang dikembangkan di kawasan Kecamatan Beutong Banggalang, dengan komoditas ikan kerling yang sedang dalam tahap uji coba,” katanya, Rabu (23/1/2019).

Pihaknya telah memulai kegiatan tersebut, dan sedang berjalan setelah dilakukan pelepasan 7.000 benih ikan kerling berumur tiga bulan di lahan seluas 1,6 hektare, yang terbagi dalam empat kolam di Kecamatan Beutong Banggalang.

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melalui Dinas Kelautan, Perikanan dan Pangan, melakukan pembinaan kepada masyarakat dalam pengembangan sektor perikanan, guna mengatasi ketergantungan daerah kepada sektor perkebunan.

Dia melanjutkan, sejauh ini program pembinaan budi daya perikanan budi daya di Nagan Raya telah berjalan dengan melakukan pembagian dalam tiga zona, di antaranya kolam air deras, kolam air mengalir dan kolam air tenang.

“Kemudian di Kecamatan Senagan Timur dan Seunagan, itu potensi yang kita kembangkan komoditas ikan mas dan ikan nila, sementara untuk di kecamatan Kuala sampai ke Darul Makmur, kolam air tenang, cocok untuk lele sangkuriang,” imbuhnya.

Upaya tersebut, kata Muhammad Nasir, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat petani, apalagi kondisi perekonomian masyarakat saat ini sedikit sulit, terutama warga yang mata pencahariannya pada sektor perkebunan kelapa sawit.

Kabupaten Nagan Raya memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah dalam semua sektor perikanan maupun pangan, hal itu merupakan peluang yang menjanjikan dalam menunjang perekonomian masyarakat untuk jangka panjang.

“Ketersediaannya lahan, pakan, sumber daya air yang memadai bahkan pasar ikut menunjang. Masyarakat mampu mengembangkan budi daya sektor perikanan dengan baik, ini merupakan peluang untuk meningkatkan perekonomian,” sebutnya lagi.

Bupati Nagan Raya, HM Jamin Idham, memberikan respons positif terkait program budi daya ikan kerling yang dilakukan oleh kelompok tani binaan Dinas Kelautan, Perikanan dan Pangan tersebut.

“Mohon dijaga betul-betul, semoga ke depan Kabupaten Nagan Raya mampu menghasilkan ikan kerling terbaik dan memenuhi permintaan pasar. Ikan kerling ini merupakan ikan bernilai ekonomis, langka dan mengandung protein tinggi,” ucapnya. (Ant)

Lihat juga...