Pemkab Situbondo Ingatkan Kades Selesaikan SPJ Dana Desa

256
Ilustrasi Dana Desa - Dok:CDN

SITUBONDO — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengingatkan seluruh kepala desa agar menyelesaikan surat pertanggungjawaban (SPj) penggunaan dana desa (DD) tepat waktu agar tidak kena sanksi.

“Langkah antisipasi ini dilakukan mengingat pada tahun sebelumnya masih ada belasan desa tidak bisa merampungkan SPj ADD/DD tepat waktu hingga harus diberi surat peringatan dan bahkan salah seorang kepala desa diberi sanksi pemecatan karena tak menyelesaikan SPj dana desa,” ujar Kepala Bidang Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemkab Situbondo, Yogi Krispian Sah, kepada wartawan di Situbondo, Selasa (8/1/2019).

Ia mengatakan pihaknya telah berkirim surat melalui masing-masing camat tertanggal 2 Januari 2019 dan di dalam surat tersebut juga dijelaskan bahwa sesuai amanah Peraturan Bupati Nomor 42 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

Dalam pembuatan pelaporan surat pertanggungjawaban dana desa, katanya, harus selesai paling lambat 31 Januari 2019.

Yogie menegaskan pihaknya juga sudah mengingatkan kepala desa tidak melaksanakan kegiatan fisik jika dinilai akan menghambat penyelesaian SPj dan anggaran pembangunan fisik yang tak terserap bisa dikembalikan ke kas desa.

Data diperoleh, bantuan dana desa di Kabupaten Situbondo terus meningkat setiap tahunnya, pada tahun 2017 dana desa mencapai lebih dari Rp111 miliar, sedangkan ADD sebesar sekitar Rp90 miliar.

Tahun 2018 bantuan dana desa di Kabupaten Situbondo kembali naik menjadi lebih dari Rp115 miliar lebih, sedangkan bantuan alokasi dana desa (ADD) sebesar Rp89 miliar dan setiap desa menerima bantuan ADD dan DD mulai dari Rp1,2 miliar hingga Rp1,7 miliar.

Sementara pada tahun 2019, bantuan dana desa akan naik Rp18 miliar sehingga total bantuan dana desa tahun ini sebesar Rp133 miliar lebih. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...