hut

Pemkot dan Polresta Pontianak Keluarkan Maklumat Larangan Bermain Layang-Layang

Ilusrasi bermain layang-layang - Foto: Dok. CDN

PONTIANAK – Pemkot dan Polresta Pontianak mengeluarkan maklumat bersama tentang larangan bermain layang-layang. Larangan tersebut belaku di wilayah Kota Pontianak. Larangan diberlakukan, karena bisa membahayakan keselamatan pemain maupun orang lain.

“Maklumat bersama tentang larangan bermain layang-layang tersebut, karena permainan itu telah mengakibatkan jatuhnya korban luka berat bahkan meninggal dunia,” kata Kapolresta Pontianak, Kombes (Pol) Muhammad Anwar Nasir, Minggu (27/1/2019).

Ada lima poin dalam maklumat bersama tersebut. Poin pertama, berdasarkan Perda Kota Pontianak No.3/2004 tentang Ketertiban Umum, Jo Perda No.15/2005 tentang Perubahan Pertama Perda Ketertiban Umum Jo Perda No.1/2010 tentang Perubahan Kedua Perda Ketertiban Umum pasal 22, yang intinya melarang bermain layang-layang di wilayah Kota Pontianak.

Kemudian, dilarang bermain layang-layang menggunakan tali logam, metal dan kawat, serta bahan berbahaya lainnya. “Kemudian dalam maklumat bersama tersebut masyarakat Kota Pontianak diimbau untuk tidak memperjualbelian layang-layang, dilarang bermain layang-layang karena membahayakan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.

Pelanggaran atas maklumat bersama itu, diancam pidana maksimal enam bulan, atau denda maksimal Rp5 juta. “Tokoh agama, masyarakat dan pemuda, serta seluruh elemen masyarakat, agar meningkatkan peran serta untuk menciptakan kepedulian masyarakat terhadap bahaya permainan layang-layang tersebut,” tuturnya.

Kapolresta Pontianak menambahkan, pihaknya sudah memburu pemain layang-layang yang menggunakan tali kawat dan gelasan (tali tajam), hingga menyebabkan seorang pengendara tewas kesetrum aliran listrik. Pada kejadian pada Jumat (25/1/2019) tersebut, tercatat ada tiga pengendara lain mengalami luka-luka. “Saya sudah perintahkan Kapolsek Pontianak Timur untuk menyelidiki dan mengusut tuntas kasus tali kawat layang-layang yang hingga menyebabkan korban meninggal,” ujarnya.

Kasus tersebut harus diusut tuntas, sehingga pemain layang-layang yang telah menewaskan orang lain tersebut dapat diproses hukum. Sebelumnya, aksi bermain layang-layang di Pontianak telah memakan korban jiwa. Tercatat dua kali keajdian pengendara motor tewas karena tersetrum aliran listrik, yang mengalir lewat kawat permainan layang-layang. (Baca : https://www.cendananews.com/2019/01/polres-pontianak-buru-pemain-layang-layang-yang-tewaskan-pengendara-motor.html) (Ant)

Lihat juga...