hut

Pemkot Kampanye Beta Seng Mau Rokok

Ilustrasi [CDN]

AMBON – Pemkot Ambon, mengkampanyekan, Beta seng mau rokok (saya tidak mau merokok). Kampanye dilakukan bersama dengan Organisasi Vital Strategies dan Mahasiswa Technology University of Sidney Australia.

Kampanye Beta Seng Mau Rokok, akan dikemas dalam bentuk festival. Kegiatannya menggunakan sampan dengan melibatkan puskesmas dan lintas sektor kesehatan terkait. “Festival ini juga akan dirangkai dengan pencanangan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas),” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy, Sabtu (19/1/2019).

Rangkaian kegiatan kampanye, diawali workshop yang melibatkan komunitas Baronda Ambon, bersama komunitas fotografi. “Workshop tersebut mengajarkan teknik desain grafis, serta cara membuat poster dan leaflet yang menarik, rangkaian kegiatan akan di pusatkan di kecamatan Teluk Ambon,” tambahnya.

Selain itu, juga akan dilakukan kunjungan ke empat puskesmas, diantaranya Puskesmas Amahusu, Rijali, Kayu Putih dan Puskesmas Hutumuri. Puncak kegiatan akan digelar 26 Januari 2019.

Menurutnya, Vital Strategies, telah bekerja secara global di lebih dari 40 negara di dunia. Kegiatannya, mendukung terjadinya adopsi kebijakan untuk mengurangi konsumsi tembakau. Di Indonesia Vital Strategies telah mengkampanyekan tanpa rokok di sejumlah tempat, diantaranya Kementerian Kesehatan, Kota Bogor, Yogyakarta, Surabaya dan Kota Banjarmasin.

Wendy menambahkan, Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Kementerian Kesehatan 2018 memperlihatkan, adanya kenaikan prevalensi perokok remaja di Indonesia. Mereka adalah remaja, berusia antara 10 hingga 18 tahun. Prevalensinya, dari 7,2 persen di 2013 menjadi 9,1 persen di 2018.

Sementara untuk kota Ambon sendiri berdasarkan data dinas kesehatan, di 2013 sampai 2018 terjadi peningkatan 14,8 persen perokok pemula. Sejak 2015 Pemkot Ambon telah menerbitkan Peraturan Walikota Ambon No.15/2015, yang mewajibkan seluruh kawasan kantor pemerintah kota bebas dari asap rokok. Upaya ini mendapat pengahargaan dari Kementerian Kesehatan RI. “Kita berupaya agar Perwali kawasan bebas asap rokok di 2019 akan ditingkatkan menjadi Peraturan Daerah,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...