Pemukiman Warga di Kelurahan Margamulya Bekasi Terancam Longsor

Editor: Satmoko Budi Santoso

170

BEKASI – Kompleks pemukiman warga di Kampung Teluk Buyung, RT/RW 01/09 Kelurahan Margamulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, terancam longsor. Hal itu dampak dari kikisan tanah karena derasnya air Kali Bekasi.

“Pondasi rumah warga terkikis, yang berdiam di alur sungai, karena sepanjang kali Bekasi tidak ada turap yang dibangun,” kata Lurah Margamulya, Ahmad Yudistira, Selasa (8/1/2019).

Menurut Yudistira, penyebab terkikisnya tanah karena derasnya air Kali Bekasi. Ditambah, bentuk Kali Bekasi berupa letter L yang menyebabkan dorongan air makin kuat.

Lurah Margamulya, Ahmad Yudistira. Foto: Muhammad Amin

Dikatakan, akibat kikisan tersebut sementara diketahui ada lima rumah yang terancam longsor. Tapi, imbuhnya, tiga Kepala Keluarga (KK) masih bertahan, sedangkan dua rumah sudah lama dikosongkan.

Tiga kepala keluarga yang masih bertahan tersebut, sambung Yudis, telah ditawari untuk direlokasi ke rumah susun oleh wakil wali kota, tapi masih memilih tetap bertahan.

“Mereka merasa lahan yang ditempati merupakan lahan hak milik. Sehingga masih bertahan,”ungkap Yudis mengakui sudah melihat langsung AJB.

Lebih lanjut Yudis mengaku, telah meminta surat dan AJB pemilik lahan untuk diajukan ke pemerinah pusat melalui balai besar. Surat tersebut untuk memberi tahu, jika lahan itu milik warga. Meskipun berada di bantara sungai Bekasi.

Pantauan di lapangan, kikisan tanah cukup membahayakan pemukiman warga setempat.

Salah seorang warga, Enim, mengaku jika kali Bekasi meluap maka air akan sampai tepian rumah.

“Jika air meluap, maka akan sampai pohon pepaya,” ujarnya menunjuk pohon di pojok, tepat di samping rumah yang sudah kosong.

Jarak antara rumah warga dengan bibir kali Bekasi sendiri sekitar lima meter. Tetapi, jika di atas, ketinggian mencapai sekira 4 meteran.

Baca Juga
Lihat juga...