Penuhi Persyaratan, 14 Rumah Sakit di Balikpapan Bisa Melayani JKN-KIS

Editor: Mahadeva

199
Kepala Cabang Balikpapan BPJS Kesehatan Endang Diarty – Foto Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN – Memenuhi persyaratan dan ketentuan, 14 Rumah Sakit (RS) di Kota Balikpapan, bisa tetap melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan, Endang Diary, mengungkapkan, dukungan terhadap program JKN-KIS semakin baik. Hal itu ditunjukkan oleh Fasilitas Kesehatan (Faskes), yang bermitra dengan BPJS Kesehatan, semakin memberikan pelayanan terbaik kepada peserta. “Dalam perpanjangan kerja sama dengan fasilitas kesehatan, tentunya perlu dilakukan rekredensialing (seleksi atau penilaian ulang), untuk memastikan manfaat pelayanan kesehatan yang telah diterima peserta sesuai dengan perjanjian kerja sama yang telah disepakati,” tuturnya Jumat, (4/1/2019).

Rumah sakit yang telah memenuhi persyaratan dan ketentuan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No.99/2015, tentang perubahan atas Permenkes No.71/2013, tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional, dapat melakukan kerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Salah satu persyaratan wajibnya adalah, akreditasi rumah sakit. Hal itu diatur dalam Permenkes No.34/2017, tentang Akreditasi Rumah Sakit. “Akreditasi merupakan syarat wajib bagi fasilitas kesehatan, yang akan menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Sesuai dengan Perpres Nomor 82 tahun 2018, tentang Jaminan Kesehatan Nasional di pasal 67,” jelas Endang Diarty.

Di 2018, Faskes yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan di Balikpapan ada 15 rumah sakit, yang terdiri dari 3 Rumah Sakit tipe B, 10 Rumah Sakit tipe C, dan 2 Rumah Sakit tipe D. Sedangkan di 2019, BPJS Kesehatan telah melakukan perpanjangan kerja sama dengan 14 rumah sakit. “Satu rumah sakit yang awalnya menjadi rumah sakit mitra BPJS Kesehatan di 2018, tidak lagi menjadi mitra BPJS Kesehatan di 2019,” pungkas Endang.

Baca Juga
Lihat juga...