hut

Penyerapan Beras Petani di Sulteng Diharapkan Meningkat

Ilustrasi - Beras Bulog - Dok CDN

PALU – Bulog Sulawesi Tengah (sulteng) berharap, tingkat penyerapan beras petani di daerah itu, pada Musim Panen (MP) 2019 meningkat. Diharapkan, jumlahnya lebih besar dari pencapaian sebelumnya, yang tidak mencapai 50 persen dari target.

Kepala Perum Bulog Sulteng, Khozin, mengatakan, meski pada tahun lalu target pengadaan beras untuk kebutuhan stok nasional di daerah itu tidak tercapai, namun hasil pengadaan masih bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. “Kita bisa menyalurkan beras kepada masyarakat prasejahtera sampai jatah Desember 2018, meski realisasi pengadaan beras di Sulteng tidak mencapai target,” ungkapnya.

Tidak tercapainya target pembelian dikarenakan, karena harga gabah atau beras di tingkat petani cukup tinggi. Selain itu, di akhir September 2018 terjadi bencana alam gempa Bumi dan tsunami di Palu, Donggala, dan Sigi.

Dampaknya, kegiatan pengadaan beras Oktober sampai dengan Desember 2018 terhenti. Di 2019, Bulog Sulteng, mencoba untuk meningkatkan pengadaan. Semua kekuatan di lapangan, termasuk mitra (swasta) yang selama ini telah membantu Bulog dalam merealisasi pembelian beras petani di semua kabupaten dan kota di Sulteng akan digerakan seoptimal mungkin.

Hingga kini, Bulog Sulteng belum melakukan pengadaan, sebab belum ada panen. Panen musim tanam pertama diperkirakan baru akan berlangsung Maret-April mendatang. Saat panen tiba, Bulog Sulteng akan gencar turun ke lapangan untuk melakukan pembelian.

Khozin menjamin, stok beras yang ada di gudang sekarang ini masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sampai beberapa bulan ke depan. “Kita masih punya stok beras tersebar di sejumlah gudang Bulog di kabupaten dan kota di Sulteng dalam jumlah memadai,” katanya tanpa merinci.

Seluruh stok beras yang ada di gudang Bulog adalah hasil penyerapan selama 2018. Beras yang dibeli Bulog, selain untuk memenuhi kebutuhan warga prasejahtera, juga mendukung kegiatan operasi pasar dan cadangan bencana alam. Bulog juga menyediakan beras premium yang dijual bebas mengikuti harga pasaran. Beras premium yang disiapkan Bulog tidak kalah kualitasnya dengan beras di pasaran. (Ant)

Lihat juga...