Perseftim Wakili NTT di Tingkat Nasional untuk Pertama Kalinya

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

1.032

LARANTUKA — Untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola di kabupaten Flores Timur dimana Persatuan Sepak Bola Flores Timur (Perseftim) U-17 (usia 17 tahun) mendapatkan kesempatan mewakili provinsi.

“Terima kasih kepada Askab Flores Timur, yang telah mempersiapkan pemain- pemain muda Flores Timur melalui berbagai turnamen yang diselenggarakan daerah ini. Jerih payah ini mengantarkan anak-anak menjuari piala Soeratin Cup U-17 tingkat provinsi,” sebut bupati Flores Timur Antonius Gege hadjon, Jumat (25/1/2019).

Semua itu, menurut Anton sapaannya, membutuhkan proses yang panjang hingga melahirkan 21 orang pemain terbaik. Para pemain ini yang akan berlaga di tingkat nasional di Kota Batu Malang, Jawa Timur mewakili provinsi NTT.

“Itu hal yang luar biasa, saya berbangga karena keluar sebagai pemenang dalam perjuangan itu dan kita diberi kesempatan untuk mewakili NTT berlaga di tingkat nasional,” kata Anton disambut tepuk tangan meriah para pemain.

Dikatakan mantan wakil ketua DPRD Flores Timur ini, banyak klub yang tumbuh di daerah tersebut. Bahkan menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru Askab Flores Timur diminta untuk tetap menyelenggarakan turnamen Liga Dua sebagaimana yang terjadi saat ini di lapangan stadion Ile Mandiri dan lapangan Lebao Larantuka.

“ Hal ini karena di dorong oleh semangat mencintai olahraga khususnya bola kaki di kalangan orang muda yang begitu tinggi. Dua tahun terakhir ini saya mencatat sebanyak 76 klub yang ada di Flores Timur,” sebutnya.

Jumlah klub ini tegas Anton, menunjukan bahwa pertumbuhan olah raga sepak bola di Flores Timur sangat baik walaupun disana sini masih banyak yang harus diperbaiki bersama.

Pemerintah kabupaten Flores Timur melalui Askab Flores Timur, telah melakukan berbagai tahapan seleksi yang begitu ketat kepada para pemain yang akan mewakili NTT berlaga di tingkat nasional.

“Ada banyak pertimbangan yang dibuat oleh Askab bukan saja kemampuan olahraga atau kesehatan jasmani semata tapi juga kesehatan rohani. Hal ini sangat penting berkaitan dengan kepribadian para pemain,” ungkapnya.

Perseftim
Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Flores Timur Valens Tukan (kanan) menyerahkan piala Suratin Cup U-17 kepada bupati Flores Timur Antonius Gege Hadjon. Foto : Ebed de Rosarye

Untuk itu Anton berharap, setiap pemain harus mampu menjaga image yang baik soal Flores Timur dan NTT di tingkat nasional saat berlaga nanti. Mampu menahan amarah dan tidak mudah terpancing emosi oleh strategi yang dimainkan oleh lawan agar tidak menimbulkan perkelahian di tengah lapangan.

“Harus selalu menjunjung tinggi sportivitas di antara sesama pemain dan menghindari diri dari perkelahian. Pemerintah kabupaten Flores Timur dan masyarakat NTT telah memberikan kepercayaan penuh kepada tim Perseftim U 17 yang akan berlaga di tingkat nasional nanti,” ungkapnya.

Anton juga meminta para pemain agar bertanding dengan sebaik-baiknya, memaksimalkan kemampuan yang dimiliki.

Manager Tim Perseftim, Yitno Wada menyampaikan bahwa Tim Peseftim berada pada Grup A yang mana pada pertemuan pertamanya pada tanggal 28 Januari nanti dimana akan betanding melawan kesebelasan PS Kolaka – Sulawesi Tenggara.

“Kami harus menyelesaikan dua pertandingan lagi untuk lolos ke babak selanjutnya. Tim ini adalah pioner yang mana baru pertama kali Perseftim U -17 mewakili provinsi NTT untuk berlaga di tingkat nasional,” jelasnya.

Lihat juga...