Pertamina Salurkan BBM ke Nias Selatan dari Padang

144
Ilustrasi distribusi BBM - Foto: Dok. CDN

NIAS – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Nias Selatan, pascaambruknya jembatan darurat di Hiliweto, Kabupaten Nias, Sumatra Utara, segera teratasi, menyusul pasokan dari Padang dan Pekan Baru.

“Kita telah mendatangkan mobil tangki kapasitas 5 kiloliter dari Padang dan Pekan Baru untuk distribusi BBM di Nias Selatan,” kata Kepala Depot Pertamina Gunungsitoli, Abuzar, di Gunungsitoli, Selasa (1/1/2019).

Ia mengatakan, distribusi BBM di Nias Selatan memang terganggu, pascaambruknya jembatan darurat di Kabupaten Nias sejak 19 Desember 2018.

“Karena jembatan darurat ambruk, mobil tangki harus melalui jalur Nias Barat, untuk mendistribusikan BBM jenis premium dan minyak tanah,” ujar Abuzar.

Namun, ada beberapa titik jalan yang tidak bisa dilalui oleh mobil tangki kapasitas 8 kiloliter, dan hanya bisa dilalui mobil tangki kapasitas 5 kiloliter.

Ia juga menyatakan, kebutuhan premium di Nias Selatan setiap hari mencapai 30 kiloliter, akibat ambruknya jembatan darurat di Nias hanya bisa tersalur 5 kiloliter per hari.

Setelah mobil tangki 5 kiloliter masuk dari Padang dan Pekan Baru, kini distribusi premium di Nias Selatan sudah mencapai 20 kiloliter sampai 25 kiloliter per hari.

“Mengenai kenaikan harga premium mencapai Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu, terjadi di tingkat pengecer, sedangkan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) masih harga HET,” katanya.

Sementara Kapolres Nias, AKBP Deni Kurniawan, di tempat yang sama mengakui jika untuk wilayah hukum Polres Nias tidak ada kelangkaan BBM.

“Saat ini di wilayah hukum Polres Nias tidak ada kelangkaan BBM, sedangkan Nias Selatan adalah wilayah hukum Polres Nias Selatan,” terangnya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...