Pesisir Selatan Anggarkan 2.500 Pemasangan Listrik Gratis

Editor: Koko Triarko

160
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni/ Foto: M. Noli Hendra 

PESISIR SELATAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, telah menganggarkan biaya  pemasangan listrik baru gratis untuk 2.500 Kepala Keluarga (KK), melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD) 2019. 

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni,  mengatakan, program itu dilakukan untuk kesehjateraan masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan. Semua masyarakat Pesisir Selatan yang belum memiliki jaringan listrik bisa mendapatkan aliran listrik, terutama masyarakat miskin.

“Program ini akan segera kita realisasikan. Sebab, sudah 73 tahun Indonesia merdeka, masih ada warga yang belum tersentuh penerangan listrik,” katanya, Minggu (6/1/2019).

Menurutnya, hal itu penting dilakukan, agar ke depan tidak ada lagi rumah warga di Pessel tidak miliki penerangan listrik.

Hendrajoni mengatakan, untuk anggaran pemasangan listrik tahap awal di 2.500 rumah tidak mampu dan tidak layak huni  di 15 Kecamatan, dan 182 Nagari di Kabupaten Pesisir Selatan.

“Kita akan bantu biaya pendaftaran awal 2.500 untuk pemasangan listrik,” tegasnya.

Bantuan pemasangan listrik tersebut telah dikonsultasikan bersama Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten Pesisir Selatan ( DPRD), dan telah disetujui dalam rencana pemerintah daerah kabupaten Pesisir Selatan, pemberian bantuan pemasangan listrik tahap pertama.

Hendrajoni menegaskan, dengan bantuan pemasangan listrik, masyarakat lainnya yang selama ini susah untuk melakukan pemasangan listrik bisa terbantu. Begitu juga bagi masyarakat yang membutuhkan listrik.

Ditambahkan, selain untuk mengratiskan biaya listrik,  Pesisir Selatan juga menganggarkan biaya  peningkatan air bersih. Semua ini guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang memang masih membutuhkan.

Selain itu, nantinya peningkatan biaya air bersih di PDAM Pesisir Selatan akan dipergunakan di beberapa kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan.

“Kita harapkan dengan penambahan biaya air bersih (PDAM), masyarakat mendapatkan pelayanan air yang bersih,” katanya.

Untuk itu, dengan akan mengaliri listrik ke 2.500 rumah, Pemkab Pesisir Selatan juga menggenjot pemasokan listrik, dengan memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dengan kapasitas energi sebesar 13,4 MegaWatt (MW).

“Untuk yang PLTMH, rencana ada di Kenagarian Palangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir. Perusahaan yang mengerjakan PLTMH itu, yakni PT Dempo Sumber Energi dengan nilai proyek Rp 270 miliar,” jelasnya.

Ia menyebutkan, 13,4 MW energi yang ada di Palangai Gadang itu, diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Harapan masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan untuk mendapatkan pasokan energi listrik yang memadai, sepertinya akan segera terkabul, karena pengerjaan PLTMH segera dilakukan,” ujarnya.

Menurutnya, sektor energi merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang kegiatan perekonomian masyarakat. Melalui investasi itu, diharapkan kebutuhan masyarakat terhadap daya listrik bisa terjawab. Hal ini karena selama ini, pasokan listrik dari PLN bisa dikatakan keterbatasan daya.

“Tidak dapat dipungkiri, persoalan listrik padam sering terjadi di Pesisir Selatan. Maka, dengan adanya investasi untuk pemanfaatan PLTMH, sangat diharapkan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, Pesisir Selatan memang sudah lama menunggu adanya investor untuk mampu mengelola potensi PLTMH yang ada. Untuk itu, dengan telah terjawabnya harapan selama ini terkait tambahan pasokan listrik, kepada masyarakat diharapkan dapat mendukung dan mendorong kelancaran pembangunan supaya bisa cepat diselesaikan.

“Kalau nantinya PLTM itu berfungsi, akan banyak keuntungan yang didapatkan. Karena tanpa dukungan sumber energi yang memadai, perkembangan investasi akan menjadi lambat dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Baca Juga
Lihat juga...