Puluhan Anak di Balikpapan Isi Liburan dengan Ikut Khitanan Massal

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

195

BALIKPAPAN — Setiap orangtua punya cara berbeda dalam mengisi liburan sekolah. Ada yang berwisata keluar kota, hingga luar negeri. Ataupun berkunjung ke sanak famili. Berbeda dengan puluhan anak di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur yang memilih kegiatan antimainstream, yakni ikut khitanan massal.

Khitanan Massal
Shiddiq Nur Alam, Pengurus Masjid Al Ikhlas. Foto: Ferry Cahyanti

Kegiatan yang difasilitasi para pengurus Masjid Al-Ikhlas, Taman Bukit Sari, itu diikuti 40 anak. Jumlah itupun tak pernah diperkirakan para panitia. “Tahun ini kami hanya menyediakan kuota 35 anak. Ternyata jumlahnya lebih dari 50 orang,” kata Shiddiq Nur Alam.

Karena antuaiasnya peserta, panitia hanya sanggup menambah kuota menjadi 40 anak saja.

“Para pendaftar yang belum dilayani tahun ini akan diprioritaskan tahun depan,” imbuh Shiddiq, Kamis (3/1/2019).

Dia mengatakan, pembatasan kuota didasarkan pada kegiatan tahun sebelumnya yang sepi peminat.

“Ketika pertama kali kami laksanakan tahun lalu, peserta hanya 22 anak, padahal kami siapkan kuota untuk 25 orang,” imbuhnya.

Menurut Shiddiq, kegiatan ini memanfaatkan libur tengah semester para pelajar di Balikpapan. Berbeda dengan sekolah di Jawa, para pelajar di Balikpapan baru akan memulai kegiatan belajar mengajar pada Senin, 7 Januari 2019 mendatang.

Yang menarik dalam khitanan massal tahun ini adalah keikutsertaan dua warga nonmuslim.

“Tadi tercatat ada dua warga nonmuslim yang ikut kegiatan ini. Mereka berasal dari Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur,” kata Rustamadji, pengurus Masjid Al-Ikhlas.

Keduanya dilayani karena selain rumahnya sangat jauh dari lokasi khitanan massal, juga karena telah mendaftar sejak awal.

Salah satu peserta khitanan massal, Ikran mengaku senang. “Bapak yang mendaftarkan. Saya ikut saja karena pas libur sekolah,” kata pelajar kelas 6 sekolah dasar ini.

Apalagi setelah dikhitan ia juga mendapat suvenir dan uang saku. Ikran bilang tak malu lagi dengan teman-teman sekolahnya yang lebih dulu menjalani prosesi ini.

Kegiatan khitanan massal saat libur sekolah ini didukung para relawan yang tergabung dalam komunitas Jagal Kunam.

Baca Juga
Lihat juga...