Ratusan Warga Manfaatkan Libur Buat Paspor di Imigrasi Sukabumi

335

SUKABUMI — Ratusan warga dari tiga daerah yakni Kota/Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat memanfaatkan hari libur, baik Sabtu dan Minggu untuk membuat paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi.

“Menyambut hari Bhakti Imigrasi ke-69, kami menyelenggarakan layanan simpatik untuk pemohon paspor secara pelayanan mudah pada Sabtu selama tiga minggu, dengan kuota pemohon yang sudah ditentukan dari pusat,” kata Humas Kantor Imgrasi Kelas II Sukabumi, Adi Haryadi, di Sukabumi, Minggu (13/1/2019).

Menurutnya, layanan di hari libur ini digelar secara serentak di seluruh Kantor Imigrasi di Indonesia dengan memberikan layanan keimigrasian. Untuk minggu kedua ini pihaknya mendapatkan kuota sebanyak 80 orang, namun karena animo masyarakat yang tinggi sehingga pelayanan diberikan kepada 140 orang.

Bahkan di minggu pertama, kuota yang diberikan hanya untuk 20 orang pembuat paspor, ternyata yang hadir melebihi dan harus melayani pembuat dan perpanjang sebanyak 127 orang.

Dia mengemukakan, tingginya animo masyarakat ini pihaknya tidak bisa menolak, apalagi mereka antre sejak pukul 03.00 WIB. Selain itu, di hari libur ini pendaftarannya pun secara offline sehingga tidak perlu online.

“Mayoritas pembuatan paspor untuk berwisata, khususnya wisata religi yakni Umroh. Banyaknya pembuat paspor ini menunjukan bahwa tingkat ekonomi masyarakat di tiga daerah ini meningkat,” kata Adi.

Sedangkan, salah seorang pembuat paspor, Candra Leo, mengatakan, dirinya mengapresiasi ada layanan pembuatan paspor di hari libur, karena Senin sampai Jumat ia harus berkerja sehingga tidak ada waktu untuk pergi ke Kantor Imigrasi Sukabumi.

Dia membuat paspor ini untuk berobat ke Penang, Malaysia. Dan beruntung ia mendapatkan nomor antrean walaupun harus antre sejak subuh, namun usahanya tersebut membuahkan hasil.

Sama halnya dengan Ani Haryani, ia memilih membuat paspor di hari libur karena menggunakan sistem offline, sebab jika online selalu tidak mendapatkan kuota.

“Alhamdulillah saya dan suami ada yang memberangkatkan pergi Umroh, makanya langsung membuat paspor,” katanya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...