hut

Relawan Pen-Tri Tanam Pohon di Kali Bagol

Editor: Mahadeva

BEKASI – Relawan Pen-Tri melakukan aksi konservasi hayati. Kegiatannya dilakukan dengan gerakan menanam seribu pohon disepanjang bantaran Kali Dagol, Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi Jawa Barat.

Ketua Pen-Tri Kota Bekasi, Maman Warman – Foto M Amin

“Berawal melihat kondisi Kali Bagol yang dipenuhi sampah. Akhirnya relawan Pen-Tri, berinisiatif  merawat agar wilayah tersebut bersih,” kata Ketua Relawan Pen-Tri Kota Bekasi, Maman Warman, Rabu (30/1/2019).

Selama ini, Kali Bagol dipenuhi tumpukan sampah. Musyawarah tim memutuskan, akan dilakukan pembersihan. Setelah berkoordinasi dengan RT/RW, Lurah dan Camat setempat, tim URC Lingkungan Hidup, Jati Asih, melakukan pengangkatan sampah yang memenuhi Kali Bagol. “Setelah sampah diangkut, tim Relawan yang melibatkan Pramuka, Karang Taruna, KNPI di Kecamatan Jatimelati bergerak melakukan penanaman pohon,” jelasnya.

Penanaman pohon, bertujuan untuk mengembalikan Kali Bagol bersih, tanpa tumpukan sampah. Adapun pohon yang ditanam, yang bisa difungsikan menjadi turap, agar mampu menahan erosi. Beberapa yang dipilih diantaranya, pohon sengon, kelapa, Jatilandak. Sedang lahan kosong dilokasi bantar kali ditanami pohon pucuk merah. Pohon didapat dari sumbangan berbagai pihak, seperti perusahaan yang berada di kawasan tersebut, ataupun mereka yang peduli lingkungan.

Hingga saat ini, penanaman masih terus dilakukan. Secara bertahap, penanaman akan dilanjutkan sampai target 1.000 pohon bisa tercapai. Penanaman sudah berjalan selama dua minggu, dengan memilih waktu libur atau tim siap untuk turun di lapangan. Penanaman dilaksanakan disepanjang Kali Bagol, yang memiliki jarak sekira lima kilometer. “Setelah selesai, penanaman, akan dirawat, agar tanaman terus terjaga dan terlindungi,” tandasnya.

Masyarakat Kota Bekasi diharapkannya, dapat mendukung gerakan yang telah dilaksanakan Relawan Pen-Tri. Diantaranya dengan ikut handil, ataupun turut serta, memperhatikan lingkungan. “Alhamdulillah, setelah ada pergerakan nyata, sampah di Kali Bagol berkurang drastis. Mungkin warga yang biasa membuang sampah di kali mulai sadar, karena melihat perubahan seperti banyak pohon yang ditanam,” ujarnya.

Abel menyebut, persoalan perawatan tanaman akan disampaikan dalam Musrenbang wilayah. Sehingga, ke depan kondisi lingkungan bisa mendapatkan perhatian serius dari instansi terkait. Kali Bagol, melintasi empat kecamatan di Kota Bekasi, yakni Kecamatan Jatisampurna, Jatiasih, Pondokgede dan Pondokmelati.

Lihat juga...