hut

Replika Sepasang Singa Emas Siap Raih Rekor MURI

Ilustrasi pertunjukan singa - DOK CDN

PONTIANAK – Replika sepasang singa raksasa setinggi 8,88 meter dan lebar 3,8 meter akan meraih rekor Muri di 2019. Replika tersebut menjadi bagian dari perayaan Imlek di Kota Pontianak.

“Karena sampai saat ini saya rasa belum ada replika di daerah-daerah lain yang sebesar ini, kecuali di Kota Singkawang,” kata Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, saat memantau kesiapan replika sepasang singa raksasa untuk Imlek, di sebuah gudang yang beralamat di Jalan Tani 2, Kelurahan Kuala, Kecamatan Singkawang Barat, Kalimantan Barat, Minggu (27/1/2019).

Sepasang singa raksasa tersebut, rencananya akan dipindahkan dari gudang ke lokasi acara dengan menggunakan mobil trailer menuju ke Stadion Kridasana. Rencana dipindahkan pada Minggu (27/1/2019) malam.

Pemindahan replika tersebut, akan dilakukan dengan pengamanan kepolisian dan PLN. Mengingat saat membawanya, dikhawatirkan akan mengenai kabel listrik yang terpasang di jalan. “Jadi kepada semua instansi terkait, kita mohon bantuan agar pemindahan sepasang singa raksasa ini bisa berjalan dengan lancar,” katanya.

Tjhai Chui Mie berharap, di perayaan Imlek tahun ini seluruh masyarakat bisa menjaga Kota Singkawang dengan aman, tenteram serta harmonis. “Dengan adanya singa ini, kita berharap masyarakat Singkawang bisa menjaga kekompakan dan keharmonisan, sehingga tidak bisa diganggu oleh siapapun,” jelasnya.

Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi, yang ikut serta meninjau sepasang replika singa raksasa mengatakan, untuk pengamanan secara umum di perayaan Imlek dan Cap Go Meh pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan panitia. “Intinya, kami dari Polres Singkawang sesuai dengan perintah Bapak Kapolda siap mem-backup full, semua kegiatan panitia,” katanya.

Ketua Harian Panitia Imlek dan Cap Go Meh Singkawang, Tjhai Leonardi, mengatakan, persiapan perayaan Imlek dan Cap Go Meh hampir mencapai 100 persen. “Kota sudah hampir terhias semua, ditambah dengan kehadiran sepasang replika singa raksasa ini, sehingga bisa menjadi salah satu ikon hiburan untuk semua masyarakat baik dalam maupun luar Singkawang,” katanya.

Di Stadion Kridasana, akan ada panggung hiburan rakyat. “Silahkan masyarakat datang beramai-ramai untuk menyaksikan sepasang singa emas setinggi 8,88 meter. Diberinya warna emas, karena emas menunjukkan kesolidan dan berbaik. Sementara angka 88 merupakan angka yang paling sempurna sehingga panitia berharap dukungan semua lapisan masyarakat agar perayaan ini bisa berjalan dengan sukses dan lancar,” tuturnya.

Pengerjaan replika sepasang singa emas, sudah dilakukan sejak empat bulan lalu. Pengerjaannya melibatkan putra daerah Kota Singkawang dari kalangan tuna wicara. “Yang mengerjakan ada tujuh orang,” ujarnya.

Sedangkan anggaran yang dikeluarkan untuk pembuatan replika sepasang singa emas, lebih kurang Rp100 juta. (Ant)

Lihat juga...