Rp555 Juta untuk Santuni Korban Bencana di Sulsel

215
Ilustrasi Rupiah - Foto: Dokumentasi CDN

MAKASSAR – Kementerian Sosial menyiapkan anggaran Rp555 juta, untuk menyantuni 37 korban bencana banjir, longsor dan angin kencang di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Santunan diserahkan kepada ahli waris para korban.

“Santunan tersebut akan diberikan kepada ahli waris 37 korban meninggal dunia, masing-masing sebesar Rp15 juta,” kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat, Minggu (27/1/2019).

Data yang dihimpun hingga Sabtu (26/1) pukul 12.00 WIB, tercatat 54 orang meninggal dunia, 25 orang hilang dan 6.757 orang mengungsi. Kemudian ada 2.694 unit rumah hanyut terendam akibat bencana tersebut. Total bantuan Kemensos menjadi Rp2,67 miliar. Jumlahnya meningkat dari alokasi sebelumnya Rp1,42 miliar yang terdiri dari Rp555 juta santunan ahli waris dan Rp700 juta untuk peralatan lingkungan pengungsian.

Kemensos juga telah mendistribusikan 332 unit tenda serbaguna keluarga dan tenda gulung, 910 unit kasur, selimut dan velbed. Serta 1.118 paket perlengkapan keluarga dan anak-anak. Selain itu, jumlah personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) juga bertambah dari 450 orang menjadi 502 orang. Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Sulawesi Selatan.

Data sementara mencatat 53 kecamatan di 12 kabupaten kota di Sulawesi Selatan mengalami banjir, longsor dan angin kencang.  Kemensos saat ini menurunkan tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) ke lokasi bencana di Sulawesi Selatan. (Baca: https://www.cendananews.com/2019/01/kemensos-turunkan-tim-psikososial-ke-sulsel.html) (Ant)

Lihat juga...