Rumah Pangan Kita, Membantu Tekan Inflasi di Kota Malang

Editor: Mahadeva

157
Kepala Perum Bulog Sub Divre Malang, Fachria Latuconsina - Foto Agus Nurchaliq

MALANG –  Keberadaan Rumah Pangan Kita (RPK), terbukti mampu membantu menekan inflasi di Kota Malang. Perum Bulog mencatatm, inflasi di Kota Malang, masih dibawah target Bank Indonesia (BI).

“Alhamdulillah, angka inflasi bulanan kota Malang pada Desember 2018 lalu sebesar 0,65 persen. Sedangkan angka inflasi tahunan kota Malang sebesar 2,98 persen, dimana angka tersebut masih lebih rendah dari yang ditargetkan Bank Indoensia (BI), sebesar 3,2 persen,” ujar, Kepala Perum Bulog Sub Divre Malang, Fachria Latuconsina, usai launching kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) Beras Medium, di gudang Bulog Gadang, Kamis (3/1/2019).

Fachria menyebut, yang patut disyukuri adalah, Kota Malang merupakam satu-satunya kota pantauan Badan Pusat Statistik (BPS) di Jawa Timur, yang harga beras-nya tidak termasuk 10 komoditas utama penyumbang inflasi Desember 2018. Hal itu membuktikan, kehadiran RPK di tengah-tengah masyarakat, sangat membantu stabilnya harga beras, dalam artian juga dapat menekan inflasi.

RPK hadir disetiap kelurahan yang ada di wilayah kerja sub divre Malang.  “RPK yang ada di wilayah subdivre Malang kurang lebih berjumlah 400 unit, yang tersebar di wilayah kerja kami, yakni di Malang, Pasuruan dan Batu,” ungkapnya.

Keberadaan RPK, membuat masyarakat tidak perlu khawatir kesulitan mencari bahan pangan pokok murah. Harga yang ditawarkan jauh lebih murah, bila dibandingkan dengan harga di pasar. Hanya saja,  kehadiran RPK di tengah masyarakat, bukan sebagai pesaing bagi pedagang komoditas bahan pokok. Keberadaanya, menjadi kontrol dan pengawas bagi pedagang, agar tidak melakukan tindakan yang bisa menyebabkan lonjakan inflasi pada bahan pokok.

Fachria menyebut, siapa saja bisa menjadi sahabat RPK. Tidak harus memiliki toko, dan tidak membutuhkan modal yang besar. “Jika masyarakat ingin menjadi sahabat RPK tidak perlu ada toko, cukup di rumah dengan modal awal dua juta, sudah bisa memesan beras, gula, minyak atau tepung, yang siap kami antarkan ke rumah. Mereka nantinya juga akan mendapatkan spanduk. Di harapkan, setiap RW akan ada satu rumah pangan kita,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...