Rumah Sakit di Pekanbaru, Lanjutkan Kerja Sama BPJS Kesehatan

185
Ilustrasi - BPJS Kesehatan - Dok CDN

PEKANBARU – Sebanyak 41 Rumah Sakit (RS) di Pekanbaru, di 2019 ini kembali melanjutkan kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Hal itu untuk melayani peserta JKN-KIS.

“Seluruh pasien peserta JKN-KIS aktif di wilayah kerja Kantor Cabang Pekanbaru tidak perlu risau, karena 41 rumah sakit yang sebelumnya telah bekerja sama di 2018, kembali melanjutkan hubungan kerja sama di 2019,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Pekanbaru, Rahmad Asri Ritonga, Jumat (11/1/2019).

Menurut Asri, wilayah kerja BPJS Kesehatan Kantor Cabang Pekanbaru meliputi Kabupaten Kampar, Pelalawan, Kota Pekanbaru, dan Kabupaten Rokanhulu. Saat ini, ada beberapa rumah sakit yang tidak lagi diperpanjang kontrak kerja samanya. Hal itu, merujuk surat Menteri Kesehatan Nomor HK.03.01/Menkes/18/2019, tentang Perpanjangan Kerja Sama Rumah Sakit dengan BPJS, tertanggal 4 Januari 2019.

“Salah satu diantaranya adalah RS Awal Bros di Ujung Batu, dan RS yang bekerja sama selama setahun itu telah memenuhi Regulasi Kemkes RI, dari Asosiasi RS/Persi dan BPJS Kesehatan,” ungkapnya.

Asri mengatakan, sebelum kerja sama disepakati, terlebih dahulu rumah sakit terkait melewati proses kredensialing, yang dilakukan oleh tim BPJS Kesehatan, Dinkes dan Persi. Dengan adanya kerja sama tersebut, maka peserta BPJS Kesehatan akan memperoleh layanan, dari semua bentuk layanan yang ada di RS terkait.

BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru juga mengimbau, masyarakat untuk mengakses aplikasi Mobile JKN, yang dapat diunduh melalui AppStore atau PlayStore, demi kenyamanan dan kemudahan layanan dan informasi.

Direktur Rumah Sakit Awal Bros Ujung Batu, Jimmy Kurniawan, mengaku senang dengan hubungan kerja sama pelayanan JKN-KIS. Terlebih, saat ini di masyarakat banyak yang resah, terkait tidak diperpanjangnya kontrak kerja sama dengan BPJS Kesehatan. “Dengan berlanjutnya kerja sama ini, kami senang sekali. BPJS Kesehatan banyak membantu, sehingga kualitas kesehatan masyarakat akan terus meningkat dan masyarakat tak lagi diresahkan. Harapannya kerja sama dapat terus berlanjut dan ditingkatkan, seperti misalnya bersama-sama melakukan kegiatan edukasi bagi masyarakat,” kata Jimmy.

Saat ini, terdapat 302 fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas, klinik, dokter praktik perorangan, dokter gigi praktik perorangan dan 41 fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan, seperti rumah sakit dan klinik utama, yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...