Sekolah dan Siswa Diminta Antisipasi Sistem SBMNPTN 2019

Editor: Koko Triarko

307
Agung Purwanto, Kepala Humas dan Protokol Universitas Jember. -Foto: Kusbandono

JEMBER- Sistem Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019, berbeda dengan SBMPTN 2018, lalu. Jika sebelumnya siswa mendaftarkan diri lantas mengikuti ujian, maka pada SBMPTN 2019, siswa wajib mengikuti ujian dahulu, baru kemudian memilih program studi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pilihannya.

Pendaftaran online ujian SBMPTN yang tahun ini hanya memakai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), dilakukan sejak 1 Maret hingga 1 April 2019. Sementara  pengumuman hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) direncanakan pada 23 Maret 2019.

Pelaksanaan pendaftaran online UTBK di SBMPTN yang mendahului pengumuman hasil jalur Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) ini, menuntut antisipasi sekolah dan siswa, agar dapat memanfaatkan penerimaan mahasiswa baru di PTN, baik dari jalur SBMPTN maupun jalur SNMPTN.

“Kami sarankan, agar sekolah mendorong seluruh siswanya mengikuti SBMPTN 2019, dengan cara mendaftarkan diri untuk ikut UTBK tanpa harus menunggu hasil SNMPTN diumumkan. Pasalnya, jika siswa mendaftarkan diri mengikuti UTBK setelah hasil SNMPTN diumumkan, maka dikhawatirkan kesulitan memilih waktu ujian yang sesuai dengan kondisi masing-masing siswa,” jelas Agung Purwanto, Kepala Humas dan Protokol Universitas Jember, Kamis (24/1/2019).

Untuk diketahui, UTBK di SBMPTN 2019 dilaksanakan sebanyak 12 kali. Hari ujian pada Sabtu dan Minggu selama 13 April hingga 26 Mei 2019. Pada hari UTBK dilaksanakan, ada dua sesi, sesi pagi dan siang, sehingga secara keseluruhan ada 24 sesi UTBK.

“Dengan alokasi waktu UTBK yang ada, maka siswa berkesempatan mengikuti UTBK sebanyak dua kali, namun dengan catatan segera mendaftar di kesempatan pertama begitu pendaftaran UTBK dibuka,” kata Agung.

Jika nilai yang diraih dari UTBK pertama dirasa kurang memuaskan, lanjutnya, maka dipersilahkan mendaftarkan diri lagi untuk ikut UTBK.

“Dengan mendaftarkan diri di UTBK sejak awal, maka bagi siswa yang kebetulan mengikuti SNMPTN, namun tidak diterima, tidak perlu bingung mencari waktu ujian,” imbuh Agung.

Hasil UTBK akan diumumkan kurang lebih 10 hari setelah pelaksanaan UTBK, melalui alamat email masing-masing siswa. Hasil UTBK inilah yang digunakan sebagai modal mendaftarkan diri ke program studi di PTN yang dipilih.

Sebagai salah satu PTN pelaksana UTBK di SBMPTN 2019, Universitas Jember terus berbenah, guna melaksanakan UTBK.

“Kami tengah menyiapkan 1.200 perangkat komputer yang tersebar di berbagai fakultas di Kampus Tegalboto, untuk digunakan oleh peserta. Jadi, dalam satu hari ujian kami mampu menampung 2.400 peserta. Persiapan juga meliputi kesiapan daya listrik di tiap lokasi UTBK, dan sistem local host yang mendukung UTBK,” jelas Agung Purwanto.

Dosen di FISIP Universitas Jember ini menganjurkan, agar sekolah dan siswa aktif mencari informasi terkait SNMPTN dan SBMPTN, salah satunya dengan berkonsultasi dengan Humas dan Protokol Universitas Jember.

Baca Juga
Lihat juga...