hut

Seniman Bangun Sinergi Lewat Pameran

Editor: Koko Triarko

BALIKPAPAN – Dalam membangun dan memastikan hubungan kerja sama yang produktif serta harmonis dengan para pelaku seni, untuk menghasilkan karya bermanfaat dan berkualitas, puluhan seniman menggelar pameran dengan tema “Sinergi” di Lemari Seni Balikpapan. Pameran diikuti puluhan seniman, berlangsung sejak Selasa-Minggu (15-20/1/2019).

Puluhan seniman ini tidak hanya dari Kota Balikpapan, tapi juga berasal dari Kutai Kartanegara, Samarinda maupun Bontang yang semuanya dari Provinsi Kalimantan Timur.

Abi Ramadan Noor, Koordinator Pameran -Foto: Ferry Cahyanti

“Dengan bersinergi, para seniman akan membangun dan memastikan hubungan kerja sama yang produktif serta harmonis, dengan para pelaku seni yang lain untuk meghasilkan karya bermanfaat dan berkualitas,” tutur Abi Ramadan Noor, koordinator pameran, yang juga Ketua Forum Kreatif Usaha Sama-sama (Fokus) Kota Balikpapan, Rabu (16/1/2019).

Berbagai genre ditampilkan mulai dari seni lukis, kriya, fotografi, kerajinan tangan, hingga fashion. Juga ada pertunjukan seni dari sejumlah seniman dan musisi selama berlangsungnya pameran. Termasuk juga ada workshop dan diskusi-diskusi.

“Pameran ini bertujuan membangun lingkaran pengkarya yang baik dan sehat, yang cenderung membesar,” sebutnya.

Abi Ramadan mengungkapkan, pameran ini menjadi awal untuk melanjutkan kembali sebuah perjuangan hidupnya seni dan budaya di Kota Balikpapan.

Mereka memiliki misi dan mimpi, mempertajam eksistensi serta turut mengambil peran membangun atmosfer kota yag seimbang, dengan hidupnya seni dan budaya.

“Balikpapan bukan kota seni. Artinya, perlu lebih banyak usaha untuk mengenalkan seni di sini. Dengan bergerak bersama, itu lebih baik dari bergerak sendiri atau hanya beberapa. Kita bisa kok melakukan kolaborasi, bahkan dengan seniman dari kota/kabupaten lain,” ungkapnya.

Melalui pameran seni tersebut, secara bertahap dapat membentuk kebiasaan baru, budaya baru, dalam berpameran seni. “Misalnya mengenalkan ke masyarakat, tentang tata tertib datang ke suatu pameran seni. Belum semua tercipta ideal di pameran ini, karena ini lebih ke mengawali,” kata Abi Ramadan Noor.

Ada pun seniman yang berpartisipasi dalam rangkaian pameran, yakni Abi Ramadan Noor (pelukis), Atha Nalurita (shibori), Stand Up Comedy Balikpapan, Yuspitayanty (fotografi), Yoga (daur ulang limbah kayu), Khodijah (fotografi), Astri (menggambar/kerajinan tangan), Hilda Jayanti (kerajinan kain flannel).

Arik Yustitia (alat olah raga dan seni bumerang), Prima Jaka Mulya (seni tari, teater, seni pertunjukan), Ganecha Yudhistira (fotografi), Sanggar Atap Jerami (musik dan tari), NSTD (handmade craft), Gaticha Damayanti G (kriya-keramik), Nirwanda Al Mirawati (origami dan paper flower), Aditya Dinda Swardhani (kriya tekstil).

Lihat juga...