Sukseskan PTSL, BPN Pekalongan Targetkan 2.000 Sertifikat

176

PEKALONGAN  – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pekalongan, Jawa Tengah, pada tahun ini menargetkan 2.000 bidang tanah bersertifikat sebagai upaya menyukseskan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Kepala Kantor BPN Kota Pekalongan, Sri Yanti Achmad di Pekalongan, Rabu, mengatakan,  saat ini BPN terus melakukan sosialisasi program PTSL kepada masyarakat yang memiliki lahan tanah belum bersertifikat.

“PTSL ini sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan sertifikat secara gratis. Di sisi lain, kepemilikan tanah bersertifikat ini dapat menghindari dan menyelesaikan sengketa tanah,” katanya.

Pada tahun sebelumnya, BPN telah menyelesaikan program PTSL sebanyak 6.434 bidang tanah milik masyarakat yang tersebar di sembilan kelurahan.

Hingga Juni 2019, BPN, kata dia, harus bisa mengeluarkan 2.000 sertifikat di tujuh kelurahan dengan dibantu sosialisasi dan bantuan pendampingan dari forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda).

Dengan kesuksesan merealisasikan target sebanyak 6.434 bidang tanah bersertifikat pada 2018, BPN mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Ia mengatakan bahwa program PTSL telah menjadi prioritas pemerintah sehingga pada tahun 2021 seluruh bidang tanah di Kota Pekalongan sudah bersertifikat.

“Kami sudah angkat sumpah tim adjudikasi yang akan ditempatkan di posko kelurahan dan pada bulan Juni 2019 dapat selesai 100 persen,” katanya.

Wali Kota Pekalongan, Saelany Mahfudz, menyerahkan secara simbolis sertifikat hak milik, sertifikat wakaf, dan sertifikat hak pakai.

“Kami mengapresiasi kegiatan sosialisasi PTSL. Harapannya masyarakat dapat lebih memahami pentingnya melegalkan kepemilikan tanah untuk menghindari sengketa tanah,” katanya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...