Suparto tak Sabar Ingin Segera Tempati Rumah Baru

Editor: Koko Triarko

287
Salah seorang warga penerima manfaat program bedah rumah di desa Krambilsawit, Suparto -Foto: Jatmika H Kusmargana

YOGYAKARTA – Bersit kebahagiaan nampak terpancar di wajah Suparto (50), warga Dusun Pringwulung, Krambilsawit, Gunung Kidul. Ia seakan sudah tak sabar untuk melihat kondisi dan menempati rumahnya yang baru. 

Suparto merupakan satu dari 20 warga penerima manfaat program bedah rumah, yang digulirkan Yayasan Damandiri di Desa Krambilsawit sejak 2018. Warga dari kelompok keluarga prasejahtera itu pun mengaku bahagia mendapatkan bantuan renovasi tersebut.

“Ya, senang sekali. Namanya dibantu tentu syukur alhamdulillah,” katanya, saat ditemui Cendana News, belum lama ini.

Sebagai salah satu warga miskin di Dusun Krambilsawit, Suparto, selama bertahun-tahun memang harus tinggal di rumahnya yang masuk kategori tidak layak huni. Pedagang bakso itu mengaku tak mampu berbuat banyak, karena tak punya biaya untuk merenovasi.

“Sebelumnya, kondisi rumah saya rusak parah. Kalau boleh dikatakan sudah hampir mau roboh. Dindingnya separuh tembok separuh gedek (bambu), atapnya sudah lapuk dan lantainya masih semen. Selama bertahun-tahun saya tinggal di situ bersama istri, 2 orang anak dan mertua,” katanya.

Suparto sebenarnya mengaku sudah lama berangan-angan untuk merenovasi rumahnya tersebut. Namun dengan penghasilan yang tak seberapa, ia mengaku sulit untuk mewujudkan angan-angan itu.

Beruntung, pada Maret 2018 lalu, desa Suparto, yakni Krambilsawit ditunjuk sebagai desa binaan Yayasan Damandiri, melalui program Desa Mandiri Lestari. Berbagai upaya pengentasan kemiskinan pun dilakukan di desa ini. Salah satunya, adalah program bedah rumah.

Sebanyak 20 rumah warga miskin yang tak layak huni mendapat gelontoran dana stimulan sebesar Rp25 juta. Dana sebesar Rp20 juta digunakan untuk proses renovasi rumah, sementara dana Rp5juta digunakan untuk modal usaha berupa warung kelontong kecil-kecilan.

“Ini masih dalam proses pembangunan. Semoga secepatnya bisa rampung dan bisa ditinggali. Untuk sementara saya tidur menumpang di rumah saudara,” katanya.

Lihat juga...