Target Partisipasi Pemilih Pemilu 2019 di Sleman Meningkat

216
Ilustrasi pemilu - Dokumentasi CDN

SLEMAN – Jumlah pemilih di Sleman yang mempergunakan haknya pada Pemilu 2019 ditargetkan meningkat. Pemilu 2014 silam, tingkat kehadiran pemilih mencapai 81 persen.

“Partisipasi masyarakat Sleman di Pemilu 2014 mencapai 81 persen, angka ini lebih tinggi dari partisipasi nasional yang hanya mencapai angka 75 persen,” kata Ketua KPU Kabupaten Sleman, Trapsi Haryadi, Minggu (27/1/2019).

Di pesta demokrasi 2019, KPU Kabupaten Sleman, DI. Yogyakarta, menargetkan tingkat partisipasi masyarakat lebih tinggi dari pelaksanaan di 2014. “Terutama di daerah yang termasuk dalam wilayah perkotaan, kami harapkan partisipasi masyarakat dapat meningkat dibanding pemilu sebelumnya,” katanya.

Wilayah perkotaan, seperti Kecamatan Depok pada Pemilu 2014 tingkat partisipasi masyarakatnya paling rendah, hanya 73 persen. Beberapa faktor yang menyebabkan Depok menjadi kecamatan dengan tingkat partisipasi rendah, adalah mobilitas penduduk yang sangat tinggi.

Secara sosiologis, tingkat kepatuhan masyarakat perkotaan rendah. Ditambah faktor ketidakpercayaan terhadap calon pemimpin. “Masyarakat kota cenderung lebih rasional, termasuk dalam memberikan suara pada pemilu,” pungkasnya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...