Tarik Wisatawan, Kota Sabang Tanam 100 Bibit Kurma

SABANG — Institute Kurma Indonesia (IKI) akan memberikan 100 bibit pohon kurma untuk ditanam di Kota Sabang, Provinsi Aceh.

“Kami akan memberikan 100 batang bibit kurma untuk ditanam di Sabang dan penanamannya akan kami awasi langsung,” kata pendiri IKI, Hasbalah, usai penanaman pohon kurma secara simbolis oleh Wali Kota Sabang, Nazaruddin di area Tugu Kilometer Nol Indonesia, Senin (7/1/2019).

Hasbalah menyampaikan, penanaman pohon kurma di Sabang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun internasional.

Selain itu, pohon kurma merupakan tanaman eksotis yang tidak menghasilkan sampah dan sangat cocok ditanami di sepanjang pantai pulau terluar paling barat Indonesia itu.

“Jangka panjangnya pohon kurma di Sabang ini bisa menjadi objek wisata baru dengan branding wisata halal dan ke depan bisa kita tanam di sepanjang garis pantai Sabang,” ujarnya.

Menurutnya, pohon kurma merupakan tanaman eksotis yang tidak menghasilkan sampah dan tanaman alternatif untuk mencengah longsor atau abrasi.

Hasbalah juga mengatakan, penanaman pohon kurma secara simbolis ini melalui beberapa metode penanaman yang salah satunya oleh wisatawan.

“Nantinya beberapa pohon kurma yang ditanam akan diberi nama dengan nama si penanam. Sehingga si penanam akan kembali lagi untuk melihat perkembangan dan itu tentunya akan meningkatkan wisatawan nasional dan internasional untuk datang ke Pulau Weh Sabang,” katanya.

Wali Kota Sabang, Nazaruddin usai menanami pohon kurma secara simbolis menyatakan, penanaman pohon kurma ini merupakan momen yang bersejarah bagi masyarakat Sabang.

“Semoga kegiatan ini bisa memotivasi dan meningkatkan minat masyarakat Aceh pada umumnya, dan Sabang khususnya untuk dapat mulai membudidayakan kurma,” ujar Nazaruddin yang familiar disapa Tengku Agam.

Ia menjelaskan, tanaman kurma sangat banyak manfaat di antaranya, proteksi terhadap tsunami, penahan abrasi sekaligus untuk penghijauan di sepanjang garis pantai.

“Penanaman pohon kurma ini menjadi upaya awal dalam membangun destinasi agrowisata baru di Sabang dan ke depan diharapkan dapat menjadi komoditas andalan di Kasawan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN),” kata Wali Kota Sabang. (Ant)

Lihat juga...