Tidak Ikut Apel Pagi, ASN Pemkot Bekasi Kenakan Rompi Disiplin

Editor: Mahadeva

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, memberlakukan rompi disiplin, bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Kerja Kontrak (TKK), yang kedapatan melanggar disiplin aturan. Sanksi diberlakukan, jika ASN atau TKK, tidak mengikuti apel pagi setiap Senin dan Kamis.

Pemberlakuan sanksi dimulai Senin (14/1/2019). Pegawai yang melanggar, dipanggil oleh BKPPD Kota Bekasi, untuk dipakaikan rompi berwarna hijau dengan bertuliskan Saya Belum Disiplin. “Satu rompi lagi berwarna orange, khusus ASN yang melanggar aturan tidak ikut apel pagi, akan mengenakan rompi dengan bertuliskan ,MELANGGAR DISIPLIN BERAT’,”kata Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, usai memimpin apel pagi, Senin (14/1/2019).

Aturan diberlakukan guna mendorong rasa tanggungjawab setiap pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. Sanksi, berlaku bagi seluruh kepala dinas atau kepala wilayah, jika jajarannya, melakukan pelanggaran disiplin. Sanksi diumumkan setiap apel pagi.

Dengan aturan disiplin tersebut, kedepan tidak ada lagi ASN di Kota Bekasi yang bekerja setengah hati melayani masyarakat. Semua aturan yang diberlakukan, mengacu PP No.53/2010, Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, dan PERWAL No.72/2018, Tentang Tata Cara Pembinaan Tenaga Kontrak Kerja Dilingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Tanggungjawab dan beban kerja, melekat kepada siapapun, ASN sebagai pengabdi dan pelayan masyarakat. “Jika saya sebagai pemimpin memberikan contoh yang tidak baik, maka tidak perlu mengikuti,” tegas Rahmat Effendi.

Ke depan, sanksi bagi para ASN, akan tetap memakai rompi disiplin pada saat apel, bagi yang tidak mengikuti atau menghadiri apel pada sebelumnya. “Satu lagi, kedepan akan ada Subuh keliling, bagi ASN beragama muslim, saat ini jadwal sedang disusun,” papar Rahmat.

Apel pagi, kali ini terlihat berbeda. Seluruh aparatur setempat melaksanakan apel dengan formasi susunan baru. Terlihat seluruh kepala sekolah ikut serta dalam apel tersebut. Kegiatan apel diikuti pemberian penyerahan penghargaan jaminan sosial ketenagakerjaan tingkat daerah provinsi Jawa Barat Tahun 2018. Pemkot Bekasi mendapat peringkat satu dalam kategori pemerintah daerah kabupaten dan kota, serta dilanjut dengan tanda tangan kontrak kinerja 2019 oleh 49 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Hari ini terlihat mana pegawai yang mempunyai integritas dan mana yang masih belum maksimal, maka dari itu saya tegaskan jika mau mengubah sikap dan tindakan, mari kita berjalan bersama beriringan membangun bersama sesuai visi misi kota bekasi yaitu cerdas, kreatif, maju, sejahtera dan ihsan,” pungkas Wali Kota Bekasi .

Lihat juga...