Tiga Tahun Terakhir, Pemkab Sigi Tekan Kasus Rabies

SIGI  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi dalam kurun tiga tahun terakhir  berhasil menekan kasus rabies di daerah itu dengan gencar melaksanakan sosialisasi dan pelaksanaan vaksinasi.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sigi, Tugiran, Rabu, mengatakan, penyakit gigitan anjing gila di daerahnya tetap mendapat perhatian serius pemerintah setempat.

“Kami melaksanakan vaksinasi dibarengi dengan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka rutin melakukan vaksinasi terhadap binatang peliharaan seperti anjing, kera/monyet dan kucing,” katanya.

Ketiga binatang itu dapat menularkan penyakir rabies sehingga perlu mendapat perhatian masyarakat.

Menurut Tugiran, masyarakat yang memiliki binatang tersebut harus dengan kesadaran sendiri melakukan vaksinasi secara rutin.

Disamping itu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan juga mempunyai program khusus vaksinasi yang melibatkan banyak petugas di lapangan.

Tugiran tidak merinci, tetapi pada 2018, instansinya merealisasi vaksinasi rabies di 15 kecamatan di Kabupaten Sigi dengan menghabiskan vaksin sebanyak 2.700 CC dari target 2.500 CC.

Dia mengaku, kasus rabies di Kabupaten Sigi setiap tahunnya cenderung menurun. Namun demikian, tetap perlu diwaspadai .

Kasus rabies yang menonjol di Kabupaten Sigi, kata dia, yakni di Kecamatan Palolo, Kulawi dan juga Sigibiromaru.

Tugiran mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan binatang peliharaan, sebab biar pun jinak, sewaktu-waktu bisa menggigit tuannya.

Karena itu, mengantisipasinya, perlu binatang tersebut divaksinasi secara rutin sesuai dengan jangka waktu.

Jika sudah divaksin, maka dapat mengurangi risiko yang tidak diinginkan. (Ant)

Lihat juga...